info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Temukan Metode At Tartil Untuk Permudah Belajar Al Qur’an | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 4 December 2016

Temukan Metode At Tartil Untuk Permudah Belajar Al Qur’an

Published on August 24, 2010 by   ·   5 Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Banyak metode yang diterapkan dalam mempermudak kaum muslimin dalam mempelajari cara baca kitab suci Al Qur’an yang benar.

Salah satunya, adalah metode At Tartil yang dikenalkan ustadz Imam Syafi’I sejak 1998 silam.

Ustadz Imam Safi'i

Ustadz Imam Syafi'i

Hingga kini, dengan metode itu, Ustadz yang merupakan korban luapan lumpur Lapindo ini, mampu mencetak ribuan santri yang mampu membaca Al Qur’an dengan cukup tepat.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Glaga Arum Kecamatan Porong, Ustadz Imam Safi’I menceritakan, penemuannya ini bermula dari berbagai kesulitan yang dialami saat memberikan pelajaran membaca Al Qur’an dengan baik dan benar.

Memang sudah muncul beberapa metode lain, namun menurut pengamatannya itu belum sempurna dan masih ada kelemahan.

Bertolak dari itu, Imam Syafi’I yang memang telah menjadi guru ngaji sejak berusia 15 tahun dan saat itu duduk di madrasah stanawiyah bercita-cita ingin menemukan metode membaca Al Qur’an dengan baik dan benar.

Setelah melalui berbagai kajian dan perenungan dan terus mencari referensi, cita-citanya itu terkabul pada 1996.

Selama dua tahun akhirnya keluarlah buka At Tartil dan diperkenalkan kepada umum pada 1998.

Sejak itulah, ilmu cara membaca al Qur’an dengan baik dan benar mulai amalkan secara luas.

Dan tak disangka bila akhirnya banyak peminatnya utamanya dari para guru pengajar al Qur’an baik yang ada di Taman pendidikan Al Qur’an (TPQ), sekolahan umum, madrasah dan pondok pesantren.

Bersama koleganya seperti M Fachrudin Sholeh dan Masykur, penemuannya diperluas dengan cara menyelenggarakan privat membaca Al Qur’an dengan metode at Tartil dari para guru pengajar Al Qur’an.

Mulanya hanya dilingkungan sekitar lalu kian hari kian meluas hingga seluruh Sidoarjo mengenalnya. Permintaan terus membanjir dari luar Sidoarjo seperti dari Pasuruan, Bangil, malang, Blitar dan lainnya. (Abidin)

Readers Comments (5)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

2016-07-23 22.11.56

Jelang PON XIX , Gelar Turnamen Volley Pantai Level Nasional

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tujuh belas tim putra dan enam ...
Ketua dewan saat menerima delegasi Jarvis

Terima Delegasi Jarvis, Sidoarjo Siap Terapkan RPH Modern

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Delegasi dari Jarvis peralatan potong hewan ...
Dra Arsiah saat mendampingi pasien katarak

Basnaz Sidoarjo Dampingi Operasi Pasien Katarak

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pasca screaning yang digelar di pendopo ...
Pembukaan SCG

Sidoarjo School Games Ajang Cetak Bibit Atlit Muda

Pembukaan Sidoarjo school games 2016 dilakukan langsung Wakil ...
IMG_3897-1

Kapolres Beri Penghargaan Staff Lapas Medaeng

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kapolres Sidoarjo AKBP M.Anwar Nasir memberikan ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis

wholesale jerseys china | Authentic Jerseys Wholesale | football jerseys wholesale | football jerseys wholesale | throwback nba jerseys | Wholesale Soccer jerseys | chinese wholesale jerseys | Cheap NFL Jerseys