SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Para pedagang pasar Wedoro Makmur, merasa diabaikan oleh wakil rakyat.
Pasalnya, saat dilakukan hearing antara komisi A dengan Kepala desa Wedoro, mereka tidak diundang.
Padahal, selama ini yang mencari pemecahan terhadap permasalahan pasar Wedoro makmur tersebut, adalah para pedagang yang sudah beberapa kali mendatangi kantor DPRD Sidoarjo.
“Kan aneh ada hearing, kenapa pedagang dan perwakilan warga tidak diundang,” kata HM Ishomudin salah satu pedagang, Jum’at (8/7/2011).
Sebelumnya pada tanggal 25 Juni, pihaknya juga telah berkirim surat ke dewan untuk dilakukan hearing terkait pasar Wedoro tersebut.
Sebab saat ini, di Wedoro telah timbul tiga pasar krempyeng yang menyalahi aturan karena berdagang dengan cara memakai fasilitas jalan raya.
“Karena pada Kamis lalu ada hearing namun kami tidak diundang, kami berkirim surat lagi ke dewan. Kami ingin persoalan ini cepat selesai,” Kata HM Ishomudin.
Sementara itu dari hasil hearing yang digelar Kamis (7/7/2011) kemarin, Komisi A telah menyimpulkan bahwa keberadaan pasar krempyeng, khususnya yang di Wedoro masjid dinyatakan tak ada masalah.
Sedangkan dua pasar krempeyeng lainnya akan ditertibkan.(Abidin)













