info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
PT MMS Tidak Serius Tuntaskan Sertifikat Warga KNV | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 19 October 2018

PT MMS Tidak Serius Tuntaskan Sertifikat Warga KNV

Published on October 23, 2013 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Mimpi sekitar seribu warga perum Kahuripan Nirvana Village (KNV) untuk mendapatkan sertikat tanahnya, nampaknya masih panjang.

Ini setelah dalam hearing antara Pansus lumpur-BPN-Pemdes Sumput selaku pemilik lahan di KNV-Warga Perum KNV, Rabu (23/10/2013),  diketahui PT MMS selaku pihak pengembang, ternyata belum menyelesaikan kewajiban proses Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada pemerintah daerah.

Suasana hearing

Tentu saja, Badan Pertanahan Nasional kantor Sidoarjo, tidak berani melanjutkan proses sertifikat, untuk menghindari gugatan dikemudian hari jika memaksakan untuk menerbitkan sertifkat warga KNV di atas lahan bermasalah tersebut.

“Masih ada lahan yang belum tuntas kewajiban BPHTB nya. Kita akan memproses dan mengirim berkas sertifikat ke Kanwil jika sudah tidak ada persoalan dengan pihak desa,” terang Khamdani salah satu pejabat BPN Sidoarjo.

Selain belum menyelesaikan proses BPHTB, PT MMS juga belum menuntaskan persoalan tukar guling lahan seluas 3,5 H dengan pihak Pemdes Sumput.
Yang secara otomatis, persoalan ini mengganjal proses sertifikat keseluruhan lahan di Perum KNV seluas 34 H.

“Masih ada permasalahan pergantian gogol gilir seluas 3,5 H yang harus segera dituntaskan. karena ini akar persoalan dari 34 H lahan yang tidak bisa bersertifikat,” ungkap H.Nur Ahmad Syaifuddin ketua Pansus lumpur DPRD Sidoarjo.

Yang cukup aneh dengan sikap PT MMS dalam persoalan sertifikat tanah ini, warga Perum KNV non korban lumpur atau konsumen luar, lebih dulu mendapatkan sertifikat ketimbang warga korban lumpur.

Ini yang membuat Pansus lumpur DPRD Sidoarjo geram.

“Seharusnya PT MMS berlaku adil untuk masalah sertifikat ini. Kita akan panggil bagaimanapun caranya agar PT MMS bisa menjelaskan ini,” tuutp Nur Ahmad.

Sementara itu M.Yahya salah satu warga Perum KNV di Blok AA5 no 33 menyampaikan kekecewaanya dengan belum tuntasnya persoalan sertifikat tanah ini.

Dirinya berharap ada upaya dari seluruh pihak terutama Pansus lumpur DPRD Sidoarjo, untuk bisa meminta penjelasan dari PT MMS soal sertifikat ini.

“Kita minta Pansus bertindak tegas dengan menghadirka PT MMS dalam hearing lanjtan nanti,” harap Yahya. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis