BUDURAN (kabarsidoarjo.com)- Baru dikerjakan sekitar satu bulan, daya tahan plengsengan di sungai Sidokepung (Avur Buduran) ternyata tidak bertahan lama.
Baru terkena arus sungai dengan volume sedang saja, beberapa batu plengsengan di sisi utara sudah ambrol.

Dari pantauan di lokasi, beberapa pekerja sibuk menambal plengsengan ambrol tersebut.
Sedangkan beberapa diantaranya terlihat membetulkan bagian bawah plengsengan.
Pada sisi selatan, pekerja juga sibuk memasang papan bambu untuk menahan laju air, agar tidak melebar ke selokan sisi selatan.
Dari informasi yang didapat dari PU Pengairan, ambronya plengsengan ini memang akibat gerusan air sungai ditambah curah hujan beberapa hari kemarin.
Kemunginan, batu kali yang dipasang dengan campuran semen itu, tidak kuat menahan arus air.
Akibatnya, plengsengan batu sekitar 1 meter ambrol jatuh ke sungai
“Iya ambrol, terkena gerusan air sungai,” tutur Salah satu Kabid PU Pengairan yang enggan disebutkan namanya.
Dengan kwalitas pekerjaan seperti ini, keseriusan pihak kontraktor perlu dipertanyakan.(Abidin)














