info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Muskhafaah, Pengerajin Batik Yang Tak Lelah Terus Berkarya | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Monday, 18 December 2017

Muskhafaah, Pengerajin Batik Yang Tak Lelah Terus Berkarya

Published on May 30, 2016 by   ·   No Comments

Oleh : “Billy Abirama Sakti”
SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Meski usianya sudah 70 tahun, Hj Muskhafaah tidak berhenti untuk terus berkarya membuat Batik Jetis Sidoarjo.

Bahkan Hj Muskhafaah yang memiliki usia melampui usia produktif, tidak pernah mengalami kendala dalam membuat Batik Jetis ini.

Hj.Mushkafaah

Muskhafaah yang sudah memulai produksi batiknya dari tahun 1953, tidak pernah berpikir untuk berhenti membuat batik.

Bahkan ilmu yang didapatkan dari orang tuanya itu, diturunkan juga kepada anak – anaknya hingga saat ini.

“Nek kulo niki sangking tiang sepuh, kulo mpun ndamel batik terus kulo menurun semangkin anak-anak kulo niku ndamel batik niki, lan putu kulo nggeh ndamel,” ujar Muskhafaah dalam bahasa jawa.

Batik yang dibuat juga tidak ketinggalan zaman, muskhafaah selalu membuatnya dengan motif update yang membuat pelanggan tidak bosan dengan batik yang dibuatnya.

Motif ini terkadang berasal dari kreasi sendiri, terkadang juga berasal dari pesanan pelanggan.

Bahan yang dipilih dari batik ini ada dua, yaitu dari pewarna alam atau pewarna bahan kimia. Untuk pembuatan yang dari bahan pewarna alam, bisa dibuat satu sampai lima saja.

Sedangkan dari bahan kimia, hasil produknya bisa mencapai beberapa kodi.

“Menawi kulo ndamel bahan alam niku, kulo kirang telaten, dadine kulo mesti ndamel bahan kimia soale produksi saget lancar,” tutur Muskhafaah lagi.

Setiap bulan produksi batik yang di jalankan Muskhafaah bisa mencapai empat ratus, bahkan lima ratus potong kain batik.

Produksi ini selalu dikirim di berbagai tokoh di daerah Surabaya, lalu dari Surabaya di pasarkan kembali ke luar pulau.

Sedangkan untuk pembeli yang datang langsung ke toko tidak hanya berasal dari Sidoarjo saja, melainkan ada yang dari luar daerah bahkan ada yang dari Yogyakarta.

Muskhafaah tidak bekerja sendiri selain anak dan putunya yang membantu dalam pembuatan batik ini, terdapat 25 orang karyawan lain.

Mereka tidak selalu mengerjakan di tempat, tetapi ada juga yang mengerjakan di rumah. Dan jika mengerjakan di tempat tidak selesai maka perkerjaannya boleh di bawa pulang.(*)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

18 Ketua Forwasi Kecamatan Dilantik

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia ...

KONI Kecamatan Terbentuk, PSSI Berharap Muncul Bibit Pesepak Bola Handal

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pasca pelantikan KONI tingkat kecamatan se ...

Resmi Dilantik Jadi Ketua HIPMI Sidoarjo, Nur Mimfaita Siap Mencetak Pengusaha Muda Yang Handal

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Secara resmi pasca dipilih secara aklamasi ...

Peringati HAORNAS 2017, Bupati Serahkan Penghargaan Kepada Atlit

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2017, ...

Klinik Medis NU Tulangan Mulai Dirasakan Manfaatnya

TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Keberadaan klinik Medis Nahdlatul Ulama di ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis

Authentic Jerseys Wholesale | football jerseys wholesale | football jerseys wholesale | throwback nba jerseys | Wholesale Soccer jerseys | chinese wholesale jerseys | Cheap NFL Jerseys | Wholesale Jerseys