info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
BNN Mengajar, Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di SMAMDA | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 15 July 2018

BNN Mengajar, Sosialisasikan Bahaya Narkoba Di SMAMDA

Published on July 24, 2017 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Fatkhur Rahman SH, M.M, meminta siswa siswi SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo agar jauh jauh dari bahaya narkoba.

Pesan moral ini disampaikan Brigjen Pol Fathkur Rahman, saat acara BNN Mengajar di auditorium SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Senin (24/7/2017).

“Narkoba itu sudah ada disekitar kita. Jika dahulu narkoba hanya ada di kota besar, namun sekarang narkoba sudah ada di kampung-kampung,” ujarnya.

Fathkur menyatakan, saat ini jumlah pengguna narkotika di Jatim menempati peringkat kedua terbanyak di Indonesia setelah Provinsi Jawa Barat.

Jumlah pengguna narkotika di Jatim mencapai hampir 900 ribu orang.
Dari jumlah tersebut didominasi oleh usia produktif yakni 15 hingga 35 tahun.

“Mereka kebanyakan berstatus pelajar, mahasiswa maupun para pekerja usia muda. Narkotika yang dikonsumsi kebanyakan jenis shabu, ganja dan ekstasi,” ujar Brigjen Fathkur Rahman.

Masih menurut Fathkur Rahman, sampai saat ini BNNP Jatim belum menemukan jenis narkotika baru yang diedarkan di Jatim.

Ia berharap agar jenis narkotika turunan dari ganja yakni Plaka dari Amerika tidak masuk ke Indonesia.

“Mudah-mudahan tidak beredar di sini. Kalau beredar bahaya karena yang bersangkutan akan kehilangan akal sehat, mirip orang gila. Sukanya menyakiti orang dan menyakiti diri sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo

Dra.Wigatiningsih menegaskan, tujuan utama dari kegiatan BNN Mengajar di SMAMDA ini, untuk memberikan pengetahuan bahaya narkoba bagi siswa didiknya.

Dengan adanya pengetahuan ini, maka peredaran narkoba di kalangan pelajar akan bisa diantisipasi.

“Kita ingin anak anak kita bebas dari peredaran obat haram ini,” ujar Wigatingsih. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Hari Peduli Sampah Nasional, ZWA 4 Sosialisasi Metode Takakura

WONOAYU (kabarsidoarjo.com)- Zero Waste Academi (ZWA) kelompok 4 ...

18 Ketua Forwasi Kecamatan Dilantik

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia ...

KONI Kecamatan Terbentuk, PSSI Berharap Muncul Bibit Pesepak Bola Handal

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pasca pelantikan KONI tingkat kecamatan se ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis