info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Pemkab Diminta Serius Pertahankan Lahan Pertanian | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 24 September 2017

Pemkab Diminta Serius Pertahankan Lahan Pertanian

Published on August 19, 2017 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Semakin susutnya lahan pertanian di Kabupaten Sidoarjo akibat perkembangan perumahan maupun industri, membuat H.Widagdo ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sidoarjo buka suara.

Ditemui di ruang kerjanya, Widagdo mendorong pemerintah daerah untuk mempertahankan kawasan pertanian di Sidoarjo, agar stabilisasi pangan di Sidoarjo tetap terjaga.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan Pemkab menurut Widagdo, adalah dengan membeli lahan pertanian milik petani yang sengaja mau dijual.

“Jika dibeli pemerintah, maka lahan itu akan bisa dipertahahkan sebagai lahan pertanian. Dan nantinya bisa digarapkan lagi ke petani dengan sistem bagi hasil,” tutur Widagdo.

Masih menurut Widagdo, jika banyak lahan pertanian dijual dan dibeli investor untuk perumahan, maka kebutuhan pangan akan semakin menipis.

“Kita tidak bicara saat ini, namun kebutuhan anak cucu kita ke depan,’ ulasnya.

Dari data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo, kondisi eksisting lahan pertanian di Kabupaten Sidoarjo hanya 22.250 ha dari total luasan kabupaten yang mencapai 71.420 ha.

Lahan pertanian tersebut tersebar di 18
kecamatan.

Namun beberapa daerah menjadi andalan produksi pangan, seperti Kecamatan Tarik, Wonoayu, Balongbendo, Krembung, Sukodono, Jabon dan Tulangan.
Sedangkan kecamatan lainnya seperti Gedangan, Waru dan Buduran lahannya makin menyusut.

Makin menyusutnya lahan ini memang ironis di tengah kebutuhan pangan yang meningkat di Sidoarjo. Setidaknya kebutuhan beras masyarakat Sidoarjo sekitar 250 ribu-300 ribu ton/tahun.
Sekarang kondisinya baru mencukupi sekitar 239 ribu ton.

“Selama ini kekurangannya diambil dari daerah lain seperti Gresik, Lamongan, Ngawi dan Mojokerto,” tutur Kepala Bidang Tanaman dan Pangan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (DP3) Sidoarjo, Nurwatiningsih. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Klinik Medis NU Tulangan Mulai Dirasakan Manfaatnya

TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Keberadaan klinik Medis Nahdlatul Ulama di ...

Arek Sidoarjo Bangga Diundang Ke Markas Google

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kabupaten Sidoarjo patut berbangga, lantaran salah ...

Festival Jajanan Pecahkan Rekor MURI

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tim Pembina-Usaha Kesehatan Sekolah (TP-UKS) Kabupaten ...

Kejurnas Sepatu Roda Kembali Digelar

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional 2017 ...

Empat Anggota Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Presiden

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis

Authentic Jerseys Wholesale | football jerseys wholesale | football jerseys wholesale | throwback nba jerseys | Wholesale Soccer jerseys | chinese wholesale jerseys | Cheap NFL Jerseys | Wholesale Jerseys