info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Bobol 16 Sekolah, Keok Dibekuk Polisi | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 20 July 2018

Bobol 16 Sekolah, Keok Dibekuk Polisi

Published on September 19, 2017 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Catur Ari Wibowo (40) warga Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, dan Muhammad Handoko (30) warga Desa Tambah Sawah Kecamatan Waru, keduanya merupakan mantan residivis ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo lantaran telah membobol 16 sekolahan.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris menyatakan bahwa keduanya ini mantang residivis, sebelumnya mereka juga pernah melakukan pembobolan toko prancangan di dua lokasi.

“Mereka residivis, saat ini telah kami amankan setelah melakukan pembobolan khususnya di sekolah SD di 16 lokasi,” kata Kompol Muhammad Haris Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo pada wartawan, Selasa, (19/9/2017).

Masih kata Harris menegaskan, selain mengamankan dua tersangka kami juga menyita barang bukti  alat yang di gunakan diantaranya, tas, dua linggis, sebuah tang, tatah, kunci pas, tali tampar,,sarung tangan, serta barang bukti hasil  seperti, delapan minitor, sebuah Hand Phone, dan sebuah lapotop.

“Selaian mengamankan tersangka kami juga menyita barang bukti sebagai alatnya dn barang bukti hasuil kejahatannya,” tegas Harris.

Harris menerangkan, kronologis pelaku ini melakukan pembobolan di sekolah SD pada malam hari sekitar pukul 01.00 lantaran bahwa Sekolahan SD tidak ada penjaganya.

Mereka baru terungkap pada saat melakukan pembobolan SD Kragan Kecamatan Gedangan.

Setelah petugas melakukan penyelidikan ahkirnya mengarah ke Catur, pada tanggal 22 Agustus petugas menggrebek tempat kos Catur, namun Catur baerhasil kabur.

“Catur sempat kabur pada saat di rumahnya di grebek, namun petugas menemukan barang bukti hasil kejahatannya dari SD Kragan, kemudian pada tanggal 18 September catur berhasil diamankan di kosnya Desa Punggul Kecamatan Gedangan,” terang Harris.

Harris menambahkan, menurut pengakuan tersangka Catur, ia melakukan pembobolan dengan salah satu temannya yakni Handoko.

Selang tidak begitu lama tersangka  Handoko juga berhasil di amankan di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru.

“Menurut pengakuan kedua tersangka senang melakukan pembobolan di sekolahan SD karena sekolah tersebut tidak ada penjaganya,” tambahnya.

Harris mejelaskan kedua tersangka ini akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e,4e dan 5e KUHP, dengan ancaman sedikitnya lima tahun penjara.(kb1)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Hari Peduli Sampah Nasional, ZWA 4 Sosialisasi Metode Takakura

WONOAYU (kabarsidoarjo.com)- Zero Waste Academi (ZWA) kelompok 4 ...

18 Ketua Forwasi Kecamatan Dilantik

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia ...

KONI Kecamatan Terbentuk, PSSI Berharap Muncul Bibit Pesepak Bola Handal

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pasca pelantikan KONI tingkat kecamatan se ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis