info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Panggil Kepsek SMPN Se Sidoarjo, Komisi D Gali Soal Pungli | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 14 December 2018

Panggil Kepsek SMPN Se Sidoarjo, Komisi D Gali Soal Pungli

Published on January 4, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Masih adanya pungutan di sekolah sekolah negeri tingkat pertama (SMPN), mendorong komisi D DPRD Sidoarjo bersikap tegas melakukan klarifikasi, dengan menggelar hearing bersama instansi terkait, Kamis (4/1/2018).

Hearing yang digelar di ruang paripurna DPRD Sidoarjo ini, dipimpin ketua komisi D DPRD Sidoarjo H.Usman, dan diikuti seluruh Kepsek SMPN se Sidoarjo, Dikkab, Inspektorat, Bagian Hukum, serta jajaran Kepolisian Resta Sidoarjo.

Banyak hal yang dikupas pada hearing kali ini.

Diawali dengan data BOSDA yang terus naik sejak tahun 2016 yang awalnya sebesar 37 ribu, pada tahun 2017 awal Bosda naik menjadi Rp 70.500.00

“Harapan komisi D sesuai keinginan Bupati Sidoarjo, agar 9 tahun wajar gratis ini didukung seluruh sekolah negeri. Sampai saat ini, komisi D masih menerima masukan adanya pungutan kepada siswa, dengan bentuk bermacam macam cara.

Bahkan ada surat pernyataan yang dibuat wali murid melalui forum orang tua murid, yang dikemas seolah olah itu bukan Pungli,” ujar Usman.

Pada hearing ini, inspektorat bahkan meminta sekolah sekolah agar terbuka dengan berbagai persoalan.

Seperti yang terjadi pada SMPN 2, yang dilaporkan ke Ombudsmen dengan tembusan inspektorat, karena membuka Bimbel dengan memungut biaya kepada muridnya.

Kepala sekolah yang merasa memiliki persoalan sama, mencoba membuka diri menyampaikan hal hal yang mungkin dianggap sebagai pungutan.

Seperti lontaran Siti latifah kepsek 5 Sidoarjo yang menegaskan, di sekolah terkait ada program percepatan 4 semester, dibutuhkan pembelajaran hingga sore hari.

Sedangkan Lilik Kepsek SMPN 6 Sidoarjo, mengaku program outdoor learning yang dimiliki sekolahan, masih belum berjalan sambil menunggu kepastian apakah program itu masuk pungutan atau bukan.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis