info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Hasil Sidak Persiapan Pilkades Serentak, Muncul Kekhawatiran Sistem E Voting Belum Siap Diterapkan | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 19 October 2018

Hasil Sidak Persiapan Pilkades Serentak, Muncul Kekhawatiran Sistem E Voting Belum Siap Diterapkan

Published on January 18, 2018 by   ·   No Comments

WONOAYU (kabarsidoarjo.com)- Komisi A DPRD Sidoarjo masif melakukan inspeksi desa – desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada Maret 2018 mendatang.

Setelah beberapa desa di Kecamatan Gedangan, Sedati dan Jabon, pada Kamis (18/1/2018) komisi A melakukan sidak di Kecamatan Wonoayu.

Desa pertama yang disidak adalah Desa Tanggul, yang kemudian dilanjutkan sidak ke Desa Mojorangagung Wonoayu.

Pada sidak ini, ketua komisi A DPRD Sidoarjo M.Taufiqulbar dan sekretaris komisi A H.Saiful Ma’ali kembali memimpin rombongan.

H.Haris anggota komisi A DPRD Sidoarjo dari FPAN yang turut sidak menegaskan, pada sidak di dua desa ini, secara umum tidak ada masalah pada persiapan dari panitia Pilkades.

Apalagi di Desa Mojorangagung yang hanya memiliki hak pilih sekitar 720 jiwa.

“Mojorangagung yang akan menggelar Pilkades dengan sistem E Voting, hak pilih tidak sampai 1000, hanya 720 hak pilih. Dan panitia juga sudah melakukan perekaman hingga 95 persen,” ujar Haris.

Begitu juga saat sidak persiapan Pilkades di Desa Tanggul Wonoayu.

H.Haris menyebutkan, meskipun hak pilihnya mencapai 3600 jiwa, namun karena menggunakan sistem manual, maka tidak ada persoalan yang menonjol.

“Kalau Pilkades sistem manual tidak ada hal yang urgent. Hanya kita minta untuk desa desa yang menggunakan E Voting, sosialisasi dan simulasinya harus semakin digencarkan,” ujar Haris.

Sementara itu terpisah ketua komisi A DPRD Sidoarjo H.M.Taufiqulbar mengaku sedikit khawatir akan pelaksanaan E Voting pada Pilkades serentak nanti.

Pasalnya, beberapa desa yang menggunakan sistem E Voting yang disidak komisi A, tidak bisa dijadikan acuan, karena desanya memang sudah kondusif.

“Seperti Desa Mojorangagung, yang akan menggunakan hak pilih secara E Voting nanti. Karena hak pilihnya cuma 720 orang, calon Kadesnya juga suami istri, tentu saja tidak ada persoalan untuk penerapan E Votingnya,” terang Taufiq.

Tapi lain lagi, jika penerapan E Voting itu di Desa Tanggul dengan 3600 hak pilih.

Taufiqulbar menilai baru bisa dinilai sukses tidaknya penerapan E Voting itu.

“Kalau E Voting dilakukan di desa dengan hak pilih besar dan sukses, maka itu bisa dijadikan acuan bahwa sistem E Voting memang sudah waktunya dilakukan, “ujar politisi PBB ini.

Taufiqulbar berharap, jika memang kesiapan desa desa dalam menggelar E Voting tidak maksimal, harus ada kebijakan yang tegas, agar tidak ada persoalan pada saat perhitungan suara nanti.

“Kita kuatir ada hal yang tidak diinginkan, ketika E Voting ini dipaksakan pada desa yang belum siap, dengan jumlah hak pilih besar,” tukasnya. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis