info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Tiba-Tiba Muncul Spanduk Khofifah – Emil Di Kantor Muslimat NU, Ketua PC Mengaku Tidak Ada Laporan | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 14 December 2018

Tiba-Tiba Muncul Spanduk Khofifah – Emil Di Kantor Muslimat NU, Ketua PC Mengaku Tidak Ada Laporan

Published on February 28, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pertarungan Pilgub Jawa Timur 2018 antara Khofifah-Emil dan Gus Ipul Puti, ternyata membawa nuansa perbedaan pula di tubuh Muslimat NU khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Bagaimana tidak, untuk urusan pemasangan spanduk Cagub Cawagub, Pengurus cabang Muslimat NU tidak satu suara.

Seperti di Kantor PC Muslimat NU di Jl Merpati No 1 Desa Larangan Candi, yang sebelumnya bebas dari spanduk Cagub – Cawagub, kini berubah menjadi layaknya media center Cagub Khofifah-Emil.

Spanduk dan baleho Khofifah-Emil, terpampang cukup besar di dinding dan teras kantor PC Muslimat ini.

Siapa yang memasangnya ?, Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Hj Ainun Jariyah saat dikonformasi, mengaku dirinya tidak tahu menahu soal spanduk KIP-Emil itu.

Karenanya, dia langsung melakukan klarifikasi kepada beberapa pengurus Muslimat, kenapa ada spanduk Cagub-Cawagub di kantor Muslimat.

“Saya tidak tahu siapa yang memasang. Menurut saya, silahkan mendukung pasangan siapa pun, tapi kalau secara kelembagaan kita harus netral,” jelas Ainun, Rabu (28/2/2018).

Sementara itu ketua tim relawan dan juga bendahara PC Muslimat Ulfaningsih serta I’anatus Sholihah sekretaris II PC Muslimat NU Sidoarjo, mengaku pihaknya yang memasang spanduk KIP-Emil itu.

Alasannya, karena Khofifah adalah ketua umum PP Muslimat NU, sehingga wajar jika kantor Muslimat Cabang digunakan untuk sosialisai.

“Inikan rumahnya Muslimat, ya wajar kan kita pasang gambar ketua kita. Kalau memang salah, yang berhak mencopot adalah Panwaslu. Kalau tidak ada teguran dari Panwaslu, kita biarkan saja,” ungkap I’anatus Sholihah.

Sementara itu ketua Panwaslu Kabupaten Sidoarjo M.Rosul menerangkan pihaknya segera akan menurunkan spanduk dan baleho itu yang terpasang di kantor Muslimat NU itu, karena tidak ada ijinnya.

“Spanduk dan Baleho atau alat peraga yang tidak diberikan oleh KPU, maka akan kita tertibkan,” ujar M.Rosul ketua Panwaslu Kabupaten Sidoarjo. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis