info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Lima Tersangka Kasus Korupsi Track Sepeda Extrem Disparbudpora Dilimpahkan Ke Kejaksaan | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Saturday, 15 December 2018

Lima Tersangka Kasus Korupsi Track Sepeda Extrem Disparbudpora Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Published on April 5, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Setelah menunggu sekian waktu, Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya melimpahkan lima tersangka, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan track sepeda exstrem dari dana APBD tahun 2015 ke kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Kelima tersangka itu adalah Mulyadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), H Usman Pimpinan CV Sinar Cemerlang yang memenangkan tender, Hadi Putranto dan Deni selaku kontraktor penggarap proyek serta Martono Konsultan Perencana PT Indra Kila.

Mulyadi yang pernah menjabat sebagai Sektetaris Disporabudpar Kabupaten Sidoarjo selaku PPKom, diduga bersama-sama dengan tersangka HU, HP, DH dan S melakukan penyimpangan untuk pengadaan barang/jasa pembangunan track sepeda exstrem di Disporabudpar tahun anggaran 2015.

“Dari hasil penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN) oleh BPKP Perwakilan Jaw Timur tahin 2017 telah terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 578.083.213,76,” kata Kasat Rekrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris Kamis (5/4/2018).

Dia menjelaskan, dalam pengerjaan proyek, material dalam pengerjaan fisik proyek tidak memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

Kemudian dikuatkan dengan hasil audit BPKP Jawa Timur, yang akhirnya terungkap adanya dugaan korupsi setelah disidik oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Para tersangka ini dianggap harus ikut bertanggung jawab terhadap adanya kerugian negara dari total nilai proyek sebesar Rp 1,74 miliar yang dikucurkan melalui APBD Sidoarjo tahun 2015.

“Proyek pembangunan sarana olahraga jalur ekstrem untuk sepeda dan motor ini dibangun di atas lahan seluas satu hektare, di sebelah Gedung Serbaguna di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo,” jelas Harris.

Harris menambahkan, dari penyidikan kasus ini, banyak bukti yang disita dari masing-masing tersangka.

Dan Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

“Tersangka akan dijerat pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 31 tahin 2009 tentang pemberantasan Tipikor,” ujar Kasat Reskrim. (Red)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis