info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Mayoritas Fraksi Tolak Pengesahan Raperda LKPJ 2017 | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 20 November 2018

Mayoritas Fraksi Tolak Pengesahan Raperda LKPJ 2017

Published on July 6, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Gagalnya pembahasan LKPJ 2017 antara TAPD dan Badan Anggaran DPRD Sidoarjo, hingga berimbas pada tertunda dua kali rapat paripurna LKPJ APBD 2017, membuat fraksi-fraksi DPRD Sidoarjo mengambil sikap frontal. Mayoritas Fraksi-fraksi DPRD Sidoarjo, menolak pengesahan Raperda LKPJ APBD 2017 menjadi Perda, pada rapat paripurna DPRD Sidoarjo, Jum’at (6/7/2018). Mengawali sikap fraksi-frakai, Bangun Winarso ketua Fraksi PAN langsung menyampaikan penolakannya atas pengesahan Raperda pertanggung jawaban LKPJ APBD 2017 menjadi Perda.

“Kami 7 anggota fraksi PAN, menolak pengesahan Raperda LKPJ menjadi Perda,” ujar Bangun. Selanjutnya disusul sikap FPDIP melalui Sudjalil selaku juru bicara, juga menyatakan penolakannya.

“Kami delapan anggota PDIP menolak mekanisme pengesahan LKPJ 2017, karena mekanisme tidak dilaksanakan.TAPD tidak hadir atas undangan Banggar, dan kelembagaan dewan tidak dianggap,” ujar Sudjalil.

Fraksi PKS-Nasdem melalui Aditya juga satu suara, setuju dengan dua fraksi sebelumnya menolak menjadi Perda.

Begitu juga Fraksi Demokrat melalui Agil Effendi, tidak menyetujui Raperda karena tidak ada pembahasan.

Dua fraksi lain yakni Fraksi Golkar dan Fraksi Gerindra, menyatakan tidak menerima Raperda disahkan, karena tidak sesuai prosedur walaupun DPRD tidak memiliki kewenangan menolak.

“Kita menolak disahkannya Raperda ini menjadi Perda,” ujar Bambang Pujianto juru bicara Fraksi Gerindra.

Sementara itu FPKB melalui Abdillah Nasih ketua komisi C, berbeda dengan enam fraksi lainnya.

Dalam penyampaiannya, Nasih melihat anggota dewan juga berperan dalam tidak maksimalnya pembahasan Raperda LPJK 2017 ini.

“Kita tidak ingin dewan dianggap tidak kerja. Karenanya, PKB menawarkan Raperda ini harus lanjut menjadi Perda,” ulas Nasih.

Achmad Amir Aslichin ketua FPKB DPRD Sidoarjo memberikan pencerahan, agar semua pihak mengambil kejadian ini sebagai pelajaran bersama.

“Intinya, terlambatnya pembahasan LKPJ 2017 ini, juga disebabkan kurang aktifnya anggota dewan dalam melakukan pembahasan. Karena surat masuk tanggal 6 Juni 2018, namun baru dijadwalkan di Renja pada 4 Juli 2018, yang mana waktu tinggal 2 hari saja untuk pembahasan,” ungkap Achmad Amir Aslichin

Akhirnya menutup jalannya paripurna, ketua DPRD Sidoarjo H.Sullamul Hadi Nurmawan menawarkan kepada anggota dewan, apakah menerima Raperda LKPJ 2017 untuk disahkan menjadi Perda.

Yang selanjutnya secara serentak dijawab tidak menerimnya kecuali dari FPKB yang tetap konsisten menerima. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis