info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
LPA Jatim Sebut Kekerasan Terhadap Anak Masih Tinggi | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 15 August 2018

LPA Jatim Sebut Kekerasan Terhadap Anak Masih Tinggi

Published on August 11, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur M. Isa Ansori mengatakan, kekerasan seksual terhadap anak menjadi kasus yang mendominasi di Jawa Timur.

Ditahun 2018 ini saja sudah terjadi 87 kasus.

Sosialisasi UU perlindungan anak

Bulan Januari 2018 terjadi 12 kasus, sedangkan bulan Februari sebanyak 18 kasus.

Data ini disampaikan Isa Ansori saat menjadi nara sumber sosialisasi Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA) di pendopo Delta Wibawa beberapa waktu lalu.

Menurut Isa Ansori, Kekerasan seksual terhadap anak itu siklusnya bisa dibaca.
Biasanya bulan Februari, bulan Mei Juni, terus setelah hari raya.

“Valentine Day bisa menjadi penyebabnya,” ujar Isa.

Karenanya, mencegah kekerasan terhadap anak, cukup dengan memahami keinginan anak. Berkomunikasi yang baik dengan anak menjadi salah satu kunci mencegah terjadi kekerasan terhadap anak.

“Orang tua dapat meluangkan waktu buat anak-anaknya. Orang tua hanya memiliki waktu yang efektif bersama anak sekitar 20 menit. Hendaknya waktu yang singkat itu, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua. Dengan begitu anak merasa nyaman tinggal di rumah,” ujar Isa.

Sementara itu Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin yang membuka pelaksanaan sosialisasi mengatakan, kekerasan terhadap anak dapat terjadi dimana saja.

Tidak hanya dapat terjadi ditempat bermain atau ditempat umum saja. Bahkan rumah maupun sekolah, dapat menjadi tempat anak mengalami tindak kekerasan.

“Kekerasan terhadap anak dapat dilakukan oleh siapa saja. Kekerasan kepada anak bahkan dapat dilakukan oleh keluarga sendir, guru, teman sebayanya maupun orang yang tidak dikenal,”ujarnya.
Karenanya, upaya pencegahan kekerasan terhadap anak sering dilakukan oleh pemerintah.

Salah satunya dikeluarkannya Inpres nomer 5 tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA).

“Marilah kita asuh anak-anak kita dengan penuh keikhlasan, penuh kasih sayang dan penuh tanggung jawab,”ajaknya.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Hari Peduli Sampah Nasional, ZWA 4 Sosialisasi Metode Takakura

WONOAYU (kabarsidoarjo.com)- Zero Waste Academi (ZWA) kelompok 4 ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis