info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Parkir Berlangganan Dihapus, Fraksi Golkar Bintang Persatuan Bersyukur | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Saturday, 20 October 2018

Parkir Berlangganan Dihapus, Fraksi Golkar Bintang Persatuan Bersyukur

Published on September 18, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Parkir berlangganan yang berjalan sejak tahun 2012 lalu, akhirnya dihapus.

Anggota Banggar dari Fraksi Golkar M.Nizar membenarkan kesepakatan antara Banggar dan TAPD soal penghapusan itu.

H.M.Taufiqulbar dan M.Nizar

“Alhamdulillah parkir berlangganan yang selama ini banyak dikeluhkan, akhirnya sepakat dihentikan pada 2019 nanti,” ujar Nizar.

Masih menurut sekretaris komisi C DPRD Sidoarjo yang siap berlaga di Pilleg 2019 untuk Dapil Sidoarjo 4 ini mengemukakan, penghapusan parkir berlangganan ini merupakan bagian dari perjuangan Fraksi Golkar.

Nizar menjelaskan, fraksinya memang sejak lama terus menyuarakan penghapusan program ini di Banggar.

“Setelah berjuang lama, akhirnya berhasil pada tahun ini,” ulas Nizar.
Suara positif dihapusnya program parkir berlangganan ini juga disuarakan H.M.Taufiqulbar anggota Banggar yang juga dari Fraksi Golkar Bintang Persatuan.

Taufiqulbar membenarkan kesepakatan Banggar dan TAPD untuk menghapus Perda karena banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan parkir.

Sejak awal program ini digulirkan sudah banyak persoalan, pemilik kendaraan yang sudah membayar langganan masih dipungut biaya. ‚ÄĚSetiap reses, banyak sekali masyarakat yang menanyakan hal ini.
Sebesar apapun PAD yang diterima, kalau masyarakat Sidoarjo dirugikan ya tidak boleh dilanjut,” tegasnya.

Taufiqulbar menambahkan, perolehan PAD dari parkir berlangganan, tidak begitu mempengaruhi APBD.

Kalo pun ada, pengaruh itu cuma kecil dan tak sebanding dengan dampak negatifnya.

Seperti diketahui Perda mewajibkan pemilik kendaraan membayar roda dua membayar Rp 25 ribu dan roda empat membayar Rp 50 ribu ketika membayar PKB (Pajak Kendaraan Bermotor).

Tahun 2016 realisasi retribusi parkir berlangganan mencapai Rp28.176.120.000, sedangkan 2017 mencapai Rp29.732.445.000.

Namun, dana yang dihimpun dari angka itu 13% masuk ke Pemprov Jatim.

Dari sektor ini PAD yang masuk tahun 2016 sebesar Rp15.641.208.400 dan tahun 2017 sebanyak Rp15.994.884.900.

Pengeluaran untuk keperluan parkir berlangganan tahun 2016 mencapai Rp7.463.210.000 yang terdiri dari gaji 531 juru parkir (setiap jukir Rp 750.000) sebesar Rp 4.770.000.000.

Sebanyak 106 orang pengawas (setiap orang sebesar Rp1.400.000) sebesar Rp1.780.000.000 untuk lima petugas informasi (Rp1.400.000 per orang) sebesar Rp84.000.000 dan empat administrasi perkantoran (Rp1.400.000 per orang) sebesar Rp67.200.000.

Tahun 2017, total pengeluaran untuk Jukir, pengawas dan sebagainya itu mencapai Rp8.385.720.000. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis