info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Gelar Sarasehan, NU Tegas Minta Pendidikan Tidak Tercampur Politik | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 20 November 2018

Gelar Sarasehan, NU Tegas Minta Pendidikan Tidak Tercampur Politik

Published on October 23, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pentingnya pendidikan yang berkualitas tanpa meninggalkan identitas dan jati diri bangsa, menjadi hal yang diulas dalam sarasehan pendidikan dengan tema prospek pendidikan di Sidoarjo menyongsong se abad Nahdlatul Ulama, yang digelar Ikatan Sarjana NU Pengurus Cabang Sidoarjo di aula Maarif NU Sidoarjo, Selasa (23/10/2018).

Jalannya saresehan pendidikan

Dalam sarasehan ini, hadir sebagai nara sumber KH Miftahul Lutfi Muhammad al Mutawakkil Pengasuh Ma’had Tee Bee Tambak Bening Surabaya, Ketua PCNU Sidoarjo KH Maskun, Wakil Bupati Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin SH, ketua ISNU Sidoarjo Dr Sholehuddin M.Pd.I yang bertindak sebagai moderator serta ratusan perwakilan guru Maarif se Sidoarjo.

Dalam sambutannya sebelum membuka sarasehan, Wakil Bupati Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin SH Mengajak para peserta seresehan, untuk turut berfikir bagaimana turut menumbuhkan tokoh tokoh pendidikan baru zaman dulu muncul tokoh tokoh pendidikan.

“Selama ini kita ikut larut dalam euforia saja. Padahal lembaga pendidikan di Sidoarjo sangat luar biasa.
Yang bisa dilakukan pemerintah adalah memberikan bantuan ssdangkan yang merumuskan adalah kalangan akademis yang merespon pendidikan,” ujar Wabup.

Dengan anggaran pendidikan sebesar Rp 1.3 triliun saat ini lanjut Wabup,
lembaga pendidikan khususnya swasta harus mampu membuat managemen pendidikan yang bagus agar semakin banyak siswanya.

“Sehingga nantinya sekolah swasta tidak kalah dengan negeri. Dan saya dorong lembaga pendidikan Ma’arif NU bisa bekerja sama dengan Diknas untuk peningkatan kwalitas pendidikannya,” ungkap Wabup.

Sementara itu ketua ISNU Sidoarjo
Dr Sholehuddin M.Pd.I selaku ketua panitia saresehan menerangkan, tujuan dari saresehan ini untuk menghindari adanya urusan politik masuk dalam dunia pendidikan khususnya di Sidoarjo.

Karena jika politik sudah masuk pendidikan ujar Sholehuddin, maka pendidikan akan menjadi rusak.

“Beberapa waktu lalu ada faham faham radikal yang sempat masuk di dunia pendidikan kita dan ini berbahaya. Karenanya kita gelar rapat dan saresehan ini, agar ada antisipasi kepentingan politik masuk pendidikan,” ujar Sholehuddin.

Sedangkan nara sumber KH Miftahul Lutfi Muhammad al Mutawakkil pada kesempatan ini, menjabarkan secara detail tujuan utama pendidikan, dengan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis