info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Kejaksaan Tahan Satu Tersangka Lagi Untuk Kasus TPST | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 11 December 2018

Kejaksaan Tahan Satu Tersangka Lagi Untuk Kasus TPST

Published on November 30, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Adanya kemungkinan bertambahnya tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan TPST (tempat pembuangan sampah terpadu) akhirnya dibuktikan Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Adalah Ari Lukmanul Hakim, konsultan pengawas dalam proyek tersebut, ditahan penyidik Kejaksaan,usai menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo, pada Kamis kemarin (29/11/2018).

Tersangka baru Langsung ditahan (foto istimewa BO)

“Setelah pemeriksaan, dia ditahan,” ungkap Adi Harsanto, Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo.

Ari Lukmanul Hakim dianggap bertanggung jawab dalam perkara tersebut, karena sebagai konsultan pengawas yang bertugas mengeluarkan rekomendasi proyek, ternyata ada keterlambatan dan spesfikasi yang tidak sesuai, tetap diloloskan.

Saat digelandang petugas dari ruang penyidikan menuju Lapas Sidoarjo yang berjarak beberapa ratus meter, tersangka ini terus berusaha diam.

Dia seperti sudah pasrah dengan apa yang harus dijalaninya.

“Pasal yang dijeratkan sama dengan dua tersangka sebelumnya. Yakni Pasal 2 ayat 1 jo 18, dan pasal 3 ayat 1 jo 18 Undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Serta pasal 55 ayat 1 KUHP,” urai Kasi Pidsus.

Sebelumnya, dua tersangka dalam kasus ini sudah ditahan oleh Kejari Sidoarjo.

Mereka adalah Abdul Manan, kontraktor pelaksana proyek dan Nur Ahmad, PNS di Dinas Lingkungan Hidup yang bertindak sebaga Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) proyek TPST Pasar Larangan, Pasar Taman, dan Pasar Krian di Sidoarjo.

Proyek itu berlangsung pada tahun 2017 dengan nilai anggaran APBD sebesar Rp 586.856.000.

Seharusnya tuntas di tahun itu tapi tidak tuntask, malah dilanjutkan pada tahun 2018.

Apakah ada tersangka baru lagi setelah tiga tersangka ini ? Kita tunggu saja.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Seribu Lebih Atlit Bulutangkis Ikuti Kejurkab Piala Bupati Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) - Seribu lebih atlit bulutangkis dari ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis