info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Tutup Tahun 2018 Dengan Ngaji Dan Sholawat, PCNU Ingin Sidoarjo Semakin Berkah Di 2019 | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 22 March 2019

Tutup Tahun 2018 Dengan Ngaji Dan Sholawat, PCNU Ingin Sidoarjo Semakin Berkah Di 2019

Published on December 30, 2018 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Menjadi Ormas Islam terbesar di Kabupaten Sidoarjo, sudah menjadi kewajiban bagi Nahdlatul Ulama untuk memberikan contoh kepada masyarakat Sidoarjo khususnya generasi muda, bagaimana seharusnya menutup tahun 2018 dengan baik.

KH Maskun

Salah satunya dengan menggelar doa bersama dengan wasilah berupa Khatmil Qur’an dan pembacaan Sholawat nabi, yang digelar di halaman kantor PCNU Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (29/12/2018).

Menurut ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo KH Maskun, Konsep dasar kegiatan Ngaji dan Bersholawat untuk Sidoarjo ini, adalah dalam rangka mengakhiri tahun 2018 dengan menggelar doa, agar tahun ke depan bisa lebih baik.

“NU ini ingin mengawali dalam rangka pergantian tahun, kita meminta dan berdoa kepada Allah agar tahun 2019 bisa menjadi lebih baik. Lha NU itu dalam berdoa, selalu menggunakan wasilah yang dalam moment ini kita menggunakan Qotmil Qur’an. Kebetulan kita punya banom Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz, yang melibatkan para penghapal Al Qur’an dan juga menggunakan wasilah bersholawat.

“Kegiatan ini untuk Sidoarjo ke depan agar bisa menjadi lebih baik. Sekaligus untuk memberikan suri tauladan kepada generasi muda, bahwa dalam mengakhiri tahun 2018 tidak dengan hura-hura. Kita manfaatkan betul-betul untuk berdoa kepada Allah dalam mengakhiri tahun 2018 dengan khusnul Qotimah. Dan tentu agar tahun 2019 menjadi lebih baik dari tahun tahun sebelumnya,” ungkap KH Maskun.

Masih menurut KH Maskun, doa dan sholawat yang digelar pada Sabtu malam ini, juga dalam upaya memohon kepada Allah agar diberikan keselamatan dan keberkahan di Kabupaten Sidoarjo di tahun 2019, mengingat ada beberapa kejadian bencana alam seperti puting beliung di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2018.

“Karenanya tema yang kita angkat dalam acara ini adalah ngaji dan bersholawat untuk Sidoarjo. Artinya kita mendoakan Kabupaten Sidoarjo agar selalu aman di tahun 2019. Ditambah lagi mendekati tahun politik, Sidoarjo agar tetap dijaga oleh Allah dari segala macam fitnah,” jelas KH.Maskun.

Peserta Ishari

Untuk peserta kegiatan ngaji dan sholawat ini, hadir ratusan Khufadz (penghapal Al Qur’An) dari Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz Banom NU Sidoarjo, dan juga 1200 anggota Ikatan Seni Hadroh (Ishari Indonesia) Kabupaten Sidoarjo.

“Kegiatan Khataman Al Qur’an ini juga dilakukan serempat di beberapa titik di Sidoajro, untuk memohon berkah kepada Allah,” ungkap KH Maskun.

Sementara itu menghadapi tahun 2019, ketua PCNU juga berpesan kepada masyarakat Sidoarjo khususnya warga NU, agar cerdas dalam memilih dan memilah informasi dakwah, khususnya yang banyak beredar di media sosial.

“Masyarakat harus cerdas dalam memfilter dakwah pada saat-saat ini. Karena sekarang ini semuanya menggunakan media sosial dalam berdakwah, karena cassing nya adalah berdakwa, maka masyarakat harus cerdas dalam memilah.

Karena nampaknya seperti berdakwa, namun hakekatnya berbeda. Untuk itu generasi muda NU yang memiliki kempapuan di bidang teknologi, sudah saya perintahkan agar turut memback up para pendakwa NU kita berdakwa melalui media sosial,’ tutup KH Maskun.

Di sela-sela acara ngaji bareng dan sholawat ini, juga dilaunching galeri seni dan dua kantor lembaga NU yakni lembaga perekonomian NU dan kantor Lembaga Zakat Infaq Shodaqoh (Lazisnu) NU.

Launching Kantor lembaga perekonomian NU ini juga dibarengi dengan peresmian galeri etalase seni yang berada di lantai dasar kantor PCNU Sidoarjo.

Galeri ini akan diisi berbagai kebutuhan jamaah NU seperti batik NU, buku buku agama dan berbagai hal yang berkaitan dengan NU.

“Kita siapkan galeri seni untuk mendorong perekonomian Nahdlatul Ulama, khususnya bagi generasi muda NU. Khusus untuk Lazisnu Sidoarjo, eksistensi dan manfaatnya sudah bisa dirasakan sejak bencana puting beliung di Krian dengan merenovasi musholah. Tidak hanya itu, ketika terjadi gempa dan Tsunami di Lombok NTB, Laziznu dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI), turut memberikan bantuan,” tutup ketua PCNU Sidoarjo. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis