info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Sebut Ada Dua Nama Sama, Mundzir Dwi Ilmiawan Bantah Terlibat Kasus Pokmas | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 16 January 2019

Sebut Ada Dua Nama Sama, Mundzir Dwi Ilmiawan Bantah Terlibat Kasus Pokmas

Published on January 11, 2019 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dugaan terlibatnya mantan anggota DPRD Sidoarjo periode 2009-2014 yang juga mantan salah satu ketua komisi berinisial MD dalam pemalsuan tanda tangan dan stempel puluhan kepala desa dari tiga kecamatan untuk mencairkan dana Hibah Pokmas ratusan juta rupiah dari Propinsi Jawa Timur, dibantah tegas Mudzir Dwi Ilmiawan.

Mundzir Dwi Ilmiawan

Pada Jum’at (11/1/2019) siang, Mundzir Dwi Ilmiawan langsung malakukan klarifikasi, untuk meluruskan pemberitaan yang ada.

“Saya kaget kok sepertinya saya yang diduga memalsukan tanda tangan dan cap stempel desa. Padahal setahu saya ada dua nama Mudzir di desa Permisan Jabon. Lah Mudzir satunya ini yang bermain dana Pokmas itu,” terang Mudzir.

Masih menurut Mudzir, jika yang disebutkan dana hibah Pokmas tahun 2015 untuk pengadaan hewan ternak, maka dirinya sama sekali tidak tahu menahu.

“Saya tahunya soal dana Pokmas ya tahun 2017 ini. Saya malah ikut meluruskan dana Pokmas ini ya dengan Mudzir satunya itu,” ujarnya.

Untuk keberadaan Mundzir yang disebutkannya itu, politisi PDIP ini menyebutkan sudah pindah ke Surabaya.

“Sekarang dia (mundzir lain) sudah pindah ke Surabaya dan ikut salah satu partai,” ungkapnya.

Karenanya dengan pemberitaan yang menyebut seolah olah dirinya turut serta dalam pencairan dana Pokmas 2015 lalu itu, Mudzir mengaku keberatan.

“Apalagi di salah satu media cetak, partai saya ikut disebut-sebut,” ungkapnya.

Dari penelusuran yang dilakukan kabarsidoarjo.com kepada beberapa sumber, di Permisan memang ada dua bahkan tiga nama Mudzir.

Satu Mundzir adalah Ustadz atau guru ngaji, Mundzir satunya bekerja sebagai buruh pabrik di Mojokerto, dan satunya Mudzir politisi yang juga mantan anggota dewan ini.

Sementara itu Kasat Reskrim saat dikonfirmasi perihal Mundzir yang terlibat kasus ini oleh wartawan, belum memberikan jawaban. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

RSD Sidoarjo Raih Indonesia Markets Festival

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelayanan publik RSUD Kabupaten Sidoarjo, berhasil ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis