info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Awas, KIPP PMII Temukan Dugaan Money Politik Di Dapil Sidoarjo II Dan V | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 19 June 2019

Awas, KIPP PMII Temukan Dugaan Money Politik Di Dapil Sidoarjo II Dan V

Published on April 11, 2019 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Menjelang pelaksanaan pemilu 2019 pada 17 April 2019 mendatang, Tim Pemantau Pemilu Independen (PPIP) PMII Sidoarjo, mensinyalir dugaan money politic (politik uang) yang dilakukan beberapa Calon Legislatif (Caleg), dengan metode bagi-bagi uang dan sembako saat konsolidasi.

Temuan ini setelah PPIP Sidoarjo menyebar 350 anggotanya ke seluruh desa dan kelurahan di Sidoarjo.

Untuk melakukan langkah selanjutnya terkait temuan dugaan politik uang ini, KIPP PMII melakukan konsultasi ke Bawaslu Sidoarjo, Kamis (11/4/2019).

“Hari ini kami konsultasi ke Bawaslu terkait sejumlah temuan di lapangan berkaitan dengan integritas penyelenggara pemilu dan indikasi praktek money politic,” terang Koordinator Pemantau Pemilu Independen PMII (PPIP) Sidoarjo, Haidar Wahyu di Kantor Bawaslu Sidoarjo.

Wahyu menambahkan selain adanya temuan dugaan politik uang, KIPP PMII juga melihat banyak penyelenggara Pemilu terutama di tingkatan bawah terlihat mesra dengan salah satu Caleg.

Bagi mereka, hal itu bakal membawa dampak ketidaknetralan bagai penyelenggara Pemilu 2019 itu.

“Kami mendesak penyelenggara maupun pengawas Pemilu lebih tegas dalam menindak atas sejumlah temuan dan beberapa indikasi pelanggaran Pemilu itu,” pintahnya.

KIPP PMII menemukan indikasi praktek bagi-bagi uang dan sembako di beberapa kecamatan.

Diantaranya di Kecamatan Sukodono, Kecamatan Candi dan Kecamatan Tanggulangin.

Sementara menenanggapi dugaan temuan PPIP Sidoarjo tentang dugaan money politic itu, Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid meminta PPIP Sidoarjo agar melengkapinya dengan bukti kongkrit.

“Karena kalau laporannya tidak disertai dokumen berupa persyaratan formil dan materiil, maka tidak bisa diproses atau ditindaklanjuti dugaan perkara money politic itu,” tandasnya. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis