info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Jembatan Desa Grabakan Ambles, Hanya Ditopang Plat Baja Warga | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 21 July 2019

Jembatan Desa Grabakan Ambles, Hanya Ditopang Plat Baja Warga

Published on May 6, 2019 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Masyarakat Desa Grabakan Kecamatan Tulangan yang kerap memanfaatkan jembatan desa setempat untuk akses jalan, belakangan ini resah.

Pasalnya, jembatan sebagai salah satu akses utama jalan masuk Desa Grabakan itu, ambles dan patah hingga separuh penahan jembatan.

H.Damroni Chudlori saat melakukan inspeksi langsung

Untungnya, masih ada warga yang bersedia meminjamkan plat baja, sebagai penyeimbang dan penyelaras jalan, agar tetap bisa dilewati.

Namun karena kondisi jembatan rusak ini sudah cukup mengkawatirkan dan kerap dikeluhkan warga Gerabakan, H.Damroni Chudlori anggota Fraksi PKB yang berangkat dari Dapil Sidoarjo 3 (Tulangan-Wonoayu-Krembung-Prambon), melakukan inisiatif melihat langsung kondisi jembatan, Senin (6/5/2019).

Dari pantauan inspeksi yang dilakukan wakil ketua komisi B DPRD Sidoarjo ini, jembatan dengan lebar 4.5 meter itu memang cukup mengkawatirkan.

Plat baja yang dipasang warga, tidak bisa menutup seluruh badan jembatan yang ambles.

“Melihat kondisi jembatan seperti ini, sudah sangat mendesak untuk dibangun ulang. Keselamatan masyarakat harus diutamakan,” ujar Damroni seusai sidak.

Damroni menambahkan, informasi yang didapatkan soal kondisi jembatan rusak ini memang masuk kategori first major untuk ditindaklanjuti.
Apalagi pemilik plat baja, sudah ingin mengambil lagi plat itu karena belum ada tindak lanjut untuk perbaikan jembatan.

“Kalau plat baja itu benar-benar diambil pemiliknya. Maka jembatan desa ini sudah tidak bisa dilewati. Karenanya saya dorong agar Dinas terkait segera turun tangan,” tutur Damroni.

Selanjutnya setelah melihat kondisi jembatan Desa Grabakan, Damroni yang kembali terpilih pada Pileg 2019 ini melanjutkan inspeksinya melihat kondisi jalan penghubung Desa Kepunten- Kepuh Kemiri yang belum juga diaspal.

Kondisi jalan sepanjang 800 meter ini, terlihat hanya berupa urugan sertu yang tentu saja sudah bergelombang parah terkena guyuran hujan.

“Jalan penghubunga ini sudah masuk jalan kabupaten yang sudah layak untuk segera ditingkatkan,” tutur Damroni.

Sementara itu menurut Kepala Desa Kepuh Kemiri Hj Nunuk Fentya Rahayu , kondisi jalan rusak itu sudah cukup lama sekitar 5 tahun lalu.
Dari dinas Bina Marga juga sudah turun hingga 4 kali, namun belum ada realisasi pembangunanya.

“Kita harapkan segera di aspal, karena penahan jalan dan PJU juga sudah ada.Banyak pengendara R2 yang menjadi korban jatuh karena lubang jalan yang cukup banyak,” ujar Nunuk. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis