info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Tidak Penuhi Kuorum, Paripurna KUPA PPAS 2019 Gagal Digelar | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 18 August 2019

Tidak Penuhi Kuorum, Paripurna KUPA PPAS 2019 Gagal Digelar

Published on August 12, 2019 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Rapat paripurna soal Kebijakan Umum Perubahan Anggaran – Prioritas dan Pafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2019 gagal digedok, Senin (12/8/2019) akibat tidak kuorum.

Gagalnya paripurna ini, merupakan kejadian kedua, setelah sebelumnya dalam agenda paripurna, Sabtu (10/08/2019) gagal digelar lantaran tidak kuorum.

Dari 33 anggota DPRD Sidoarjo yang dibutuhkan untuk memulai rapat, hanya 23 anggota DPRD Sidoarjo yang menghadiri rapat paripurna itu.

Padahal, dalam jadwal rapat paripurna yang dijadwalnya pukul 13.00 WIB itu, hingga pukul 15.45 WIB tak kunjung dimulai hingga akhirnya rapat ditunda lagi untuk kedua kalinya.

Agendanya diantaranya Laporan Banggar terhadap Rancangan KUPA PPAS P Tahun 2019, Pengambilan Keputusan, Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dan Sambutan Bupati Sidoarjo.

“Kami tidak bisa menjustifikasi permasalahannya. Karena laporannya berbeda-beda. Laporan yang satu versinya begini dan yang lainnya seperti ini. Jadi masalah ini harus dicarikan jalan keluarnya. Itu yang penting,” kata Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menanggapi paripurna yang gagal ini.

Bagi Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini, pihaknya juga merasa heran dengan adanya 2 kali rapat paripurna tidak kuorum itu.

Baginya apa pun keputusannya tidak boleh merugikan masyarakat, karena Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dewan (legislatif) dan Pemkab (eksekutif) berbeda-beda.

“Kalau semua sesuai tupoksinya kami yakin ngak ada jalan buntu seperti ini. Kami tahu budgeting dari dewan dan kami juga mengetahui eksekutif itu pelaksanaan. Seharusnya kalau ini dipahami secara baik tidak ada sesuatu yang buntu tidak ada yang harus seperti ini. Saya berharap ada introspeksi dan mengutamakan kepentingan rakyat,” pintahnya.

Dampaknya jika tak bisa menggelar paripurna soal KUPA-PPAS P itu maka akan sulit membahas soal APBD Perubahan.

“Kalau memang dievaluasi harus dievaluasi sesuai tupoksinya. Kasihan masyarakat,” tegasnya.

Ditanya apakah gagalnya 2 kali paripurna itu soal adanya pengajuan anggaran Rp 2,6 miliar untuk anggaran sewa gedung di Suncity Biz, Cak Nur belum bisa memastikannya.

“Apakah ada kaitannya dengan soal sewa-sewa (anggaran sewa gedung) mungkin itu. Saya mendapatkan masukan berkenaan dengan sewa ini akan dibicarakan pada RAPBD Perubahan,” tandasnya.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis