info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Bantu Tuntaskan Masalah Sertifikat Tanah Warga Korban Lumpur, Rahmat Muhajirin Turun Ke Kedung Solo Porong | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 5 April 2020

Bantu Tuntaskan Masalah Sertifikat Tanah Warga Korban Lumpur, Rahmat Muhajirin Turun Ke Kedung Solo Porong

Published on Maret 21, 2020 by   ·   No Comments

PORONG (kabarsidoarjo.com)- ratusan warga korban lumpur Lapindo yang kini bermukim di Desa Kedung Solo Porong, hingga saat ini masih berkutat dengan persoalan sertifikat tanah rumah mereka berdiri saat ini.

Untuk mengurai persoalan yang tidak kunjung selesai sejak tahun 2010 itu, H.Rahmat Muhajirin SH anggota DPR RI komisi III, terpanggil untuk turut menuntaskan persoalan warga ini.

Rahmat Muhajirin berdialog dengan warga

Apalagi secara khusus, Rahmat Muhajirin mendapatkan permintaan dari Sunarto mantan Kajari Sidoarjo, untuk bisa mengurai persoalan warga korban lumpur tersebut.

Sebagai wujud keseriusan untuk membantu warga korban lumpur ini, Rahmat Muhajirin menggelar pertemuan dengan ratusan warga korban lumpur yang hidup di Kedungsolo, Jum’at (20/3/2020) malam.

Dalam dialog bersama warga korban lumpur ini, satu persatu unek-uneg warga korban lumpur dicurahkan.

Seperti yang disampaikan Suriwahono, warga korban lumpur pemilik lahan yang diluar TKD yang belum mendapatkan sertifikat.

Menurut Suriwahono, sulitnya warga menerima sertifikat ini, karena sampai saat ini berkasnya masih tertahan di notaris Rosidah yang kini berada di lembaga permasyarakatan.

“Tolong ini diperjuangkan, karena berkas masih di pegang notaris. Apalagi Sunarto pemilik tanah tidak mau tanda tangan pelepasan hak tanahnya,” jelas Suriwahono.

Mendapat keluhan ini, Rahmat Muhajirin menyatakan siap membantu mencari jalan keluar persoalan sertifikat ini, dengan catatan warga harus kompak, dan mau membuat satu wadah berupa RT.

“Saya bantu pendampingan hukum sampai persoalan ini selesai. Dan warga harus kompak jangan sampai ada yang mau dipecah belah,” jelas politisi Partai Gerindra ini.

Di depan warga, Rahmat Muhajirin juga mengingatkan warga untuk bersedia membayar biaya yang timbul dalam pengurusan sertifikat nanti ke BPN Sidoarjo atau ke notaris yang disepakati warga.

“Sekali lagi, tugas saya mengawal persoalan hukumnya. Nanti jangan sampai saat sertifikat jadi dan timbul biaya, warga malah tidak mau membayar ke BPN,” ujar Rahmat.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis