info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Mas Iin Ajak Masyarakat Aktif Bangkitkan Objek Wisata Di Sidoarjo | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 25 November 2020

Mas Iin Ajak Masyarakat Aktif Bangkitkan Objek Wisata Di Sidoarjo

Published on Juni 25, 2020 by   ·   No Comments

WONOAYU (kabarsidoarjo.com)- Peran serta masyarakat desa untuk bisa menggairahkan obyek wisata semisal candi, hendaklah harus dilakukan.

Seperti keberadaan Candi Dermo di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, yang merupakan salah satu peninggalan sejarah dari Kerajaan Majapahit.

Mas Iin saat berkunjung ke Candinegoro

Karena dengan begitu, candi bisa menjadi magnet wisatawan lokal dan mancanegara.

“Jika dikelola dan melibatkan masyarakat desa setempat hasilnya akan luar biasa,” kata Achmad Amir Aslichin anggota fraksi PKB DPRD Jatim, saat berkunjung di Candinegoro.

Politisi yang siap maju di Pilkada Sidoarjo ini berharap, kedepannya BPCB bersama pemerintah desa (pemdes) dapat bekerjasama dalam pelestarian cagar budaya tersebut.

“Potensi dan ikon desa berupa candi harus dilestarikan,” kata anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim itu.

Mas Iin menambahkan, agar pembinaan untuk desa terkait pelestarian cagar budaya juga dilakukan.

Karena potensi sejarah yang ada di candi itu bisa jadi daya tarik bagi wisatawan.

“Kami ingin peninggalan bersejarah ini diangkat kembali agar anak cucu kita kelak dapat menikmatinya,” ucap mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo dua periode itu.

Menurut alumnus Universitas Airlangga ini, cagar budaya telah dikelola pemerintah sehingga masyarakat desa juga perlu dilibatkan untuk merawatnya demi kemajuan dan pengembangan kebudayaan.

Pengelolaan cagar budaya perlu dijaga, diberdayakan, dibina, dilestarikan, dan dikembangkan, supaya nantinya dapat berdaya guna.

“Pemdes harus dilibatkan dalam pengembangan cagar budaya ini. Kedepannya dapat memunculkan potensi ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat desa,” ucapnya.

Salah seorang petugas dari cagar budaya, Hadi menjelaskan Candi ini dibangun pada tahun 1353 di bawah kepemimpinan Adipati Terung. Makamnya berada di utara Masjid Trowulan.

“Sebenarnya candi ini adalah sebuah gapura atau pintu gerbang, yaitu gapura ke bangunan suci. Dulu, di sebelah timur candi terdapat bangunan induk yang ukurannya lebih besar. Namun, seiring berjalannya waktu, bangunan itu sudah pupus dan akhirnya roboh,” ungkap Hadi di area Candi. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis