info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Dishub Ditarget Rp 5 Miliar Retribusi Parkir Di Sisa Tahun 2020 | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 20 October 2020

Dishub Ditarget Rp 5 Miliar Retribusi Parkir Di Sisa Tahun 2020

Published on Oktober 4, 2020 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, M.Bahrul Amig merasa keberatan terhadap target pendapatan yang dibebankan DPRD Sidoarjo sebesar Rp 5 Miliar, dari pos retribusi parkir tepi jalan.

M.Bahrul Amiq

“Agak sulit kalau segitu, soalnya waktu yang tersisa khan tinggal 3 bulan. Sekarang saja prosesnya belum berjalan, padahal kami harus lebih dulu lelang pengadaan karcis parkir belum lagi pendistibusiannya,” ujar Amig, Minggu (04/10/2020).

Menurutnya, angka rupiah paling realistis yang bisa diraihnya dari retribusi parkir tepi jalan itu hanya antara Rp 1,5 Miliar hingga Rp 2 Miliar saja.

Menurutnya, itupun pihaknya sudah harus kerja keras mengingat masih belum normalnya aktifitas masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

“Sekarang ini pergerakan masyarakat masih sangat dibatasi karena wabah ini. Selain itu sentra-sentra perdagangan juga belum normal, termasuk pasar tradisional, terminal dan sebagainya,” ujar mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan itu.

Meski begitu pihaknya tetap akan menerima dan berusaha maksimal, untuk memenuhi target yang ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan Sidoarjo 2020.

Sementara itu anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Didik mengatakan, sebenarnya patokan angka rupiah tersebut sudah melalui proses perhitungan yang cermat dan matang.

“Jadi tidak asal pasang target saja,” ujarnya.

Ia melihat bilangan Rp 5 Miliar itu masih sangat relistis mengingat banyaknya titik-titik parkir tepi jalan yang bisa dikelola Dishub Sidoarjo.

“Contoh saja, parkir di pasar tradisional itu sekarang dikelola siapa. Apa benar tidak ada permainan oknum Dishub disana. Saya pikir itu perlu dicermati lebih lanjut,” tandas politisi asal PDI Perjuangan itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto mengatakan upaya ‘kejar setoran’ itu mutlak dilakukan Dinas Perhubungan Sidoarjo mengingat sepanjang 9 bulan terakhir ini sama sekali tak ada uang dari pos pendapatan itu yang disetorkan ke kas daerah.

“Nggak main-main lho. Penghapusan program parkir Berlangganan membuat Pemkab Sidoarjo kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 10 miliar di tahun ini saja. Itu baru tahun ini saja, belum yang tahun lalu karena program ini berhenti di bulan Juli 2019,” tandas politisi asal Gerindra tersebut.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis