SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Warga eks korban lumpur yang kini berdomisi di perumahan Sugih Waras, mengeluhkan tidak adanya fasilitas lahan makam bagi mereka.
Keluhan ini mereka sampaikan, saat pelaksanaan Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas ) Emir Firdaus, wakil ketua DPRD Sidoarjo, Sabtu (13/12/2014).

“Kami sudah lama tinggal di perumahan Sugih Waras ini.Namun hingga sekarang, lahan makam sebagai Fasum kami belum jelas, ” tutur Suwandi salah satu warga.
Selain persoalan lahan makam, dalam Jasmas yang dilangsungkan di aula Kampus Unmuh Sidoarjo ini, belum jelasnya anggaran desa Rp 1 miliar seperti yang dijanjikan pemerintah, juga menjadi pertanyaan dari beberapa kepala desa yang hadir.
Pasalnya anggaran tersebut, sudah ditunggu masyarakat untuk pembangunan desa.
“Kalau memang anggaran desa itu sudah siap, kita ingin tahu kapan turunnya, ” ujar salah satu Kades dari Candi.
Mendapat dua masukan ini, Emir Firdaus menegaskan segera akan menyampaikannya kepada instansi yang berwenang.
“Sebenarnya untuk masalah lahan makam warga perumahan, sudah diatur dengan adanya makam pralaya di lingkar timur. Namun tetap akan kita tanyakan persoalannya kepada SKPD terkait,” jelas Emir.
Sedangkan untuk anggaran desa, Emir menyatakan segera akan mencari informasi nya melalui pemerintah pusat. (Abidin)















