SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Ketenangan warga Desa Kwadengan RT 2 RW 1 Kelurahan Lemah Putro Kecamatan Kota Sidoarjo tiba-tiba pecah, ketika mendengar jeritan minta tolong Zumaroh (42) penghuni rumah kos milik Suyadi warga Trawas Mojokerto.

Zumaroh menjerit minta tolong, lantaran suaminya bernama Arifin (44) tewas bersimpah darah usai di tusuk dengan pisau lipat oleh Ahmad Lutfi Hidayat (38) Warga Desa Kenongo Tulangan, Senin (22/12/2014) kemarin Malam.
Dari informasi yang dihimpu, kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan lebat.
Pemilik rumah kos yang sedang asyik menonton televisi, tiba-tiba mendengar suara jeritan minta tolong dari kamar kos yang berada di lantai atas.
Saat mencoba hendak melihat ke kamar kos, pemilik kos mendapati pelaku lari keluar rumah kos dan menuju perumahan Auri.
“Kaget ada orang lari, ya kami kejar. Istri saya melihat kondisi di kamar kos, saya lari sama warga kejar pelaku dan akhirnya pelaku bisa kami amankan saat pelaku sembunyi di selokan perumahan yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah, “ Kata Suyadi.
Setelah mengamankan pelaku, Suyadi dikagetkan dengan kabar dari istriya bahwa Arifin sudah meninggal dengan luka tusuk, dan Zumaroh istri korban juga mendapatkan luka sabetan dibagian pinggang dan lengannya.
“Mengetahui itu, kami langsung hubungi Polsek Kota dan kami bawa korban ke Rumah Sakit Umum Sidoarjo “ imbuh Suyadi.
Sementara itu, Pelaku yang sudah diamankan warga langsung dibawa ke Mapolsek Kota untuk dilakukan pemeriksaan.
Kapolsek Kota Kompol Kurniawan saat ditemui usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2014 di Mapolres Sidoarjo membenarkan bahwa pelaku pembunuhan sudah diamankan di Mapolsek Kota Sidoarjo.
“Sementara kita duga pelaku ini kesal atas cinta segi tiga dengan korban yang ternyata sudah mempunyai suami sah (Korban Arifin. Red) “ jlentreh Kurniawan.
Dari penangkapan pelaku, Polisi mendapatkan barang bukti berupa pisau lipat yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. (Dwipa)














