
SIDOARJO – Untuk menambah motivasi kerja petugas Polres Sidoarjo terutama di 12 Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2009 yang ada, Kapolres Sidoarjo menggelar sayembara pospam terbaik. Teknis penilaiannya, meliputi penataan Pos Pam, sarana informasi dan pelayanan petugas Pos Pengamanan.
“Hadiahnya, berupa paket yang bisa meningkatkan ketrampilan aparat, bukan uang tunai,” ungkap Kapolres Sidoarjo AKBP Setija Junianta.
Dari data yang ada, ke 12 Titik Pos Pam Ops Ketupat 2009 ini meliputi, Pos Porong, Exit Porong, Pos Pam Jl Gajah Mada, Alun alun. Aloha, Exit Purabaya, Krian, serta Pos Pam Tarik. sedangkan Operasi Ketupat Learan 2009 serempak dimulai sejak Sabtu (12/9)
Kapolres Sidoarjo AKBP Setija Junianta mengatakan, dalam Opeerasi Ketupat Lebaran tahun ini, Polres Sidoarjo lebih mengkonsentrasikan diri pada kelancaran lalu linta arus mudik maupun arus balik.Sedangkan stressing utamanya masih pada areal terdampak lumpur Sidoarjo.
“Kami menyediakan pospam (pos pengamanan) khusus di kawasan Porong. Pospam khusus ini diawaki 30 personel gabungan dari Polri, TNI, Pol PP, Dishub, dan aparat dari instansi terkait lainnya juga dari unsur masyarakat,” kata Setija.
Sementara itu dalam pidato sambutan yang di bacakan Kapolres Sidoarjo saat gelar apel kesiapan pasukan, Kapolri Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri menegaskan, setiap aparat kepolisian yang bertugas mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini dilarang bertindak tidak simpatik, arogan, dan sok kuasa.
Selain itu, juga diungkapkan tahun ini jumlah penduduk yang bermigrasi dari satu kota ke kota lain, secara nasional diperkirakan mencapai 16,3 juta. Dan jumlah kendaraan yang hilir mudik diperkirakan meningkat 10 persen. “Dominasinya masih tetap kendaraan roda dua,” kata AKBP Setija.(Abidin)













