
PRAMBON– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang di gelar serentak di 6 Kabupaten salah satunya di Kabupaten Sidoarjo selama 21 hari sejak 9 Oktober lalu, Kamis (29/10) resmi di tutup.
Upacara penutupan TMMD yang di pusatkan di lapangan Desa Bulang Kecamatan Prambon ini langsung di hadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Kasdam V Brawijaya Brigjen Bambang S.serta beberapa perwira menengah Kodam V Brawijaya dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Gathut Setyo Utomo.
Dalam sambutan yang dibacakan Saifullah Yusuf, Gubernur Jawa Timur H.Soekarwo menegaskan, program TMMD merupakan program operasi bakti TNI bersama Pemerintah Daerah serta dunia usaha untuk kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya Kerjasama yang baik itu, mewujudkan realisasi pembangunan yang baik pula.
“TMMD adalah satu satunya program terpadu yang di laksanakan antara masyarakat dan TNI.karena bagaimanapun juga, program Pembangunan berjenjang merupakan tanggung jawab bersama.” Terang Gubernur.
Prambon.
Di dua desa ini, TNI melakukan berbagai macam kegiatan pembangunan diantaranya renovasi rumah tidak layak huni milik Ustman di Rt 5 Rw 2 Desa Gampang, renovasi Masjid, Renovasi Puskesmas serta memberikan berbagai macam penyuluhan yang berkaitan dengan social kemasyarakatan.
Menurut Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Gathut Setyo Utomo, untuk Sidoarjo TMMD ini dianggarkan dari dana APBD sebesar Rp 1,7 Miliyar dengan sasaran untuk rehab rumah sebanyak 20 unit.
“Dukungan partisipasi masyarakat dua Desa dalam program rehab rumah ini cukup tinggi, dan ini yang membuat kita semakin semangat untuk memberikan yang terbaik,” terang Dandim. (Abidin)














