SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yang memiliki tugas pendataan tentang persoalan sosial kemasyarakatan di wilayah di Sidoarjo, ternyata masih dianggap angin lalu oleh instansi desa dan kecamatan.
Hal ini terkuak dalam hearing antara TKSK dengan komisi D DPRD Sidoarjo, Senin (19/1/2015).

“Kita juga tidak tahu kenapa keberadaan kita belum dianggap, bahkan di tingkat desa kita malah dianggap sebagai LSM yang tidak jelas arahnya,” tutur Ichwanuddin ketua FKTKSK saat dengar pendapat.
Dalam kesempatan ini, Ichwanuddin memaparkan program kerja dan hasil kinerja TKSK selama ini.
Baik soal pendataan masyarakat miskin, juga pendataan keberadaan PSK (Pekerja Seks Komersial) yang sudah menjamur di beberapa kawasan Sidoarjo barat.
“PSK-PSK terus bertambah, bahkan ada yang datang dari luar Sidoarjo,” ujar Ichwanuddin lagi.
Sementara itu ketua komisi D DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB H.Usman menuturkan, keberadaan TKSK selama ini cukup membantu Pemerintah daerah dalam hal pendataan masyarakat miskin.
Apalagi sebagai fasilitator Kementrian sosial dan BPJS, data yang dimiliki TKSK sangat membantu.
“Jadi sangat disayangkan jika TKSK ini dianggap angin lalu oleh sebagian besar Pemdes dan kantor kecamatan di Sidoarjo,” ujar Usman.
Untuk itu sebagai bukti kepedulain komisi D terhadap TKSK ini, Usman menyatakan siap melakukan monitoring dan sidak di setiap kantor TKSK di Sidoarjo.
“Kita juga ingin tahu kinerja TKSK selama ini. Apalagi sebelumnya kita sudah bantu laptop sebagai penyimpana data kerja mereka,” tutup Usman. (Abidin)













