SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Hari pertama masuk kerja, DPRD Sidoarjo sudah didatangi ratusan warga Ketegan Kecamatan Tanggulangin, yang menggelar unjuk rasa di depan pintu masuk gedung DPRD Sidoarjo, Senin (11/7/2016).
Aksi Aksi massa ini, terkait keluarnya SK Nomer 188/782/404.1.3.2/2016 tentang dikabulkannya permintaan penghitungan ulang suara tidak sah, Pilkades di Desa Ketegan oleh Nurdianah SH Calon kades nomor urut 3.
Menurut Khoirul Anam kordinator aksi, warga menolak keluarnya SK ini, karena tidak adanya sosialisasi terkait pengesahan suara simetris yang ada di kertas suara.
“Yang cukup aneh, setelah berita acara penghitungan yang ditanda tangani seluruh saksi. Kok baru muncul simetris itu suara sah,” jelasnya
Apalagi, perhitungan suara sudah dilakukan pada akhir bulan Juni 2016 lalu, dan SK nya turun pada tanggal 7 Juli 2016 kemarin.
“Karena turunnya mepet, kita juga mepet melakukan aksi ini,” jelas Anam.
Dari data yang ada hasil perolehan suara Pilkades Ketegan Ahmad sopi’i nomor urut 1 mendapat 1155 suara, Nurdianah nomoe urut 3 mendapat 824 suara, tidak sah sebanyak 824.
Sementara itu tujuan aksi di gedung dewan ini, Khoirul Anam berharap masyarakat wakil rakyat bisa memberikan jalan keluar dan meminta bupati menarik SK diatas. (Abidin)













