SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Upaya Kabupaten Sidoarjo mengatasi sampah melalui TPST sekaligus mengurangi beban volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon, membuahkan pujian dari pemerintah pusat.
Bahkan kementrian lingkungan hidup, menunjuk Sidoarjo sebagai percontohan dalam penanganan sampah berbasis TPST.

“Kita menjadi percontohan bagi wilayah wilayah se Indonesia dalam penanganan sampah. Dan ini merupakan apresiasi yang sangat positif,” tutur M.Bahrul Amiq Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kabupateb Sidoarjo, Senin (1/8/2016).
Dengan penunjukan itu lanjut Amiq, pihaknya terus berupaya membuat inovasi baru pada TPST yang ada.
Terbaru, TPST di Banjarbendo Sidoarjo,kini di upgrade memiliki tungku pembakar sisa sampah, dengan konsep ‘sampah makan sampah’.
“Sisa dari proses pencacahan sampah di TPST ini, kita bakar hingga menjadi abu, dan kita kelolah menjadi pupuk. Dengan demikian, tidak ada lagi sisa sampah dari TPST ini,” terang Amiq lagi.
Pengoperasian TPST diharapkan mampu menyerap sekitar 2.700 tenaga kerja yang juga warga miskin.
Dengan asumsi, setiap TPST Kawasan, butuh tenaga kerja 150 orang dan jumlah TPST Kawasan ada di 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Saat ini, sudah beroperasi dua TPST Kawasan, yakni di Kelurahan Rangkah Kidul dan Kelurahan Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo Kota. (Abidin)