SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Seluruh pengurus PCNU baik jajaran syuriyah, tanfidziyah, lembaga dan banom juga diikuti beberapa MWC NU di wilayah kabupaten Sidoarjo, mengikuti ziarah masyayaikh para pendiri dan pejuang Nahdlatul Ulama yang ada di Sidoarjo.
Agenda ziarah ini, dalam rangka rangkaian agenda konferensi Cabang NU Sidoarjo ke 20 tahun 2016.
Seluruh peserta berkumpul di kantor PCNU lalu menuju makam daerah kutuk kecamatan Sidoarjo.
Selanjutnya di Siwalan Panji tempat masyaikh pondok pesantren tempan KH. M. Hasyim Asy’ari pernah menimbu ilmu.
Rute selanjutnya ke Pagerwojo Buduran tempat dimakamkan KH. Ali Mas’ud, setelah disana langsung menuju utara, yaitu daerah Sepanjang tepatnya dikelurahan Ngelom untuk menziarahi KH. Hamzah dan KH. Imron Hamzah juga Mbah Raden Ali.
Geser sedikit ke Makam pendiri Yayasan Pendidikan dan sosial Ma’arif yaitu KH. M. Hasyim Latif.
Setelah itu disana, lansung menuju selatan tepatnya di Desa Kedungcangkring Jabon, disana menziarahi KH. Aruqot dan KH. Siraj Kholil.
Selanjutnya ke Keboguyang tempat disemayamkan KH. Fadlil dan berakhir di Pondok Pesantren Mambaul Hikam berziarah ke makbaroh KH. Khozin Mansyur.
“Agenda ini selain meminta restu untuk kesuksesan dan kelancaran konferensi Cabang NU Sidoarjo yang akan dilaksanakan di pondok pesantren Bumi Sholawat Lebo Sidoarjo pada tanggal 29 Oktober 2016, juga menyusuri dan mengenalkan kepada seluruh pengurus NU siapa para pejuang NU dahulu” jelas M. Qosim Wira’i sebagai ketua panitia yang juga menjabat Ketua LDNU Sidoarjo.
Harapan yang disampaikan dalam munajat yang dipimpin oleh KH. A. Rofiq Siraj, adalah meminta kepada pendahulu agar konfercab kedepan tidak ada masalah sukses serta menghasilkan pemimpin PCNU yang baik.
Dan beliau berharap tidak ada penodaan konferensi dengan risywah.(Abidin)













