SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pada tahun anggaran 2017 nanti, Pemkab Sidoarjo menganggarkan untuk pendidikan sebesar Rp 1,3 triliun.
Anggaran ini mencakup perbaikan fisik sekolah rusak, dan operasional pendidikan baik gaji guru ataupun BOS.

Meski begitu, besarnya anggaran ini, ternyata belum menjawab seluruh persoalan pendidikan di Sidoarjo.
Setidaknya itu dilontarkan Hadi Subiyanto, anggota komisi D DPRD Sidoarjo yang membidangi pendidikan.
“Anggaran Rp 1.3 Triliun itu, belum menjawab soal pendidikan gratis di Sidoarjo.Karena nyatanya, anggaran BOS untuk SD di KUA PPAS hanya dianggarkan Rp 25 ribu, sedangkan idealnya 29 ribu.
Anggaran BOS untuk SMP idealnya Rp 70 ribu, namun masih dianggarkan Rp 50 ribu, sehingga belum menjawab persoalan pendidikan gratis,” jelas Hadi.
Selain itu, anggaran diatas juga belum mencover untuk pembangunan kelas baru.
“Kalau perbaikan kelas rusak mungkin iya, tapi kita juga masih butuh membangun ruang kelas baru,” tegas Hadi.
Data yang ada, Dinas pendidikan Kabupaten Sidoarjo membutuhkan ruang kelas baru yang mencapai 751 lokal kelas.
Kebutuhan ruang kelas baru ini, sebagai upaya untuk meniadakan shiff pada sekolah dasar yang ada.
Saat ini jumlah rombongan belajar saja mencapai 4528 rombongan dengan kapasitas ruang kelas sebanyak 3777 buah.
Seperti diketahui, pada tahun anggaran 2017 nanti, Pemkab Sidoarjo menganggarkan untuk pendidikan sebesar Rp 1,3 triliun.
“Kekuatan APBD Sidoarjo untuk tahun 2017 sebesar Rp 4,2 triliun. Anggaran untuk pendidikan di Sidoarjo tahun 2017, sebesar 1,3 triliun atau 32 persen, termasuk ada gaji pendidik alias guru,” ujar Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin,
Nur Ahmad menyebutkan, untuk dana biaya operasional sekolah (BOS)tingkat sekolah dasar negeri (SDN) dan sederajatnya (swasta), nilainya ideal per siswa memang sebesar Rp 29.000 X 253.512 siswa dari SDN dan sederajat swasta setahun mencapai Rp 88.222.176.000 miliar.
Jika ditambah dengan BOS pusat, persiswa akan mendapatkan senilai Rp 60.000/siswa.
Untuk BOS daerah SMPN/MTsN dan sederajat, persiswa akan mendapatkan Rp 70.500 x 112.368 siswa.
Bantuan keseluruhan untuk BOS daerah senilai Rp 96.755.328.000 miliar.
“Nilai total untuk BOS daerah untuk siswa SDN sederajat dan siswa SMPN sederajat, mencapai Rp 184.977.504.000,” ungkap Nur Ahmad lagi. (Abidin)














