TANGGULANGIN (kabarsidoarjo.com)- Program Tanggulangin Fair di Pasar Wisata Tanggulangin Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, resmi ditutup Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum bersama Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Ahmad Zabadi.

Pada penutupan ini, ditampilkan tas raksasa yang mempunyai panjang 250 centimeter, lebar 175 centimeter dan tebal 80 centimeter.
Bupati Sidoarjo, Syaiful Ilah mengatakan, tas raksasa ini nantinya akan dijadikan sebuah icon di Koperasi Intako dan rencananya akan dipajang di pusat produksi tas dikawasan Tanggulangin tersebut.
“Rencananya akan ditaruh di Intako. Entah nanti di buat foto-foto atau selfi-selfi oleh pengunjung,” katanya.
Ketua Koperasi Intako Ainur Rofiq mengatakan, dalam pegerjaan tas raksasa ini membutuhkan waktu 10 hari dengan dijahit secara manual oleh empat orang pengerajin dan menelan biaya kurang lebih Rp 10 juta. “Jahitnya kita plong dulu terus kita masuki benang. Makanya pengerjaannya sampai 10 hari,” ucapnya.
Pembuatan koper raksasa ini berawal saat dirinya mendapat masukan dari konsultan Pemerintah Daerah Sidoarjo untuk membuat icon koperasi.
“Sekarang kan marak di media-media sosial. Jadi waktu teman-teman bilang membuat tas raksasa, kenapa enggak? Maka kita jadikan hal semacam ini,” pungkasnya. (Abidin)













