SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pada tahun 2017 ini, anggaran sebesar Rp 160 miliar lebih disiapkan untuk penanganan banjir di Kabupaten Sidoarjo.
Anggaran yang terdapat di dua SKPD yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang serta Dinas Perumahan dan pemukiman ini, menurut ketua komisi C DPRD Sidoarjo Achmad Amir Aslikhin, akan digunakan untuk beberapa program antisipasi hingga penanggulangan banjir.

“Kita ingin persoalan banjir di Sidoarjo bisa tertangani dengan baik di tahun 2017 ini,” ujar Achmad Amir Aslichin, Rabu (11/1/2017).
Untuk program antisipasi banjir itu, politisi PKB ini menyebutkan untuk pembangunan pintu air, normalisasi saluran sungai, dan peninggian tangkis kali.
“Kita inginkan, nantinya agar semua saluran pembuangan air ke avur, terlebih dulu melalui pintu air dulu. Rembesan saluran yang tidak ke pintu air, harus ditutup. Juga harus ada pembangunan saluran gendong atau long storage sebelum menuju pintu air, sebagai wadah penampung air awal,” ulasnya.

Amir Aslichin mendorong, agar SKPD terkait bergerak cepat, jika memang anggaran siap digunakan.
“Kita berharap, jika memang anggarannya sudah bisa diserap, maka program diatas bisa segera dilakukan. Jangan menunggu perubahan anggaran pada PAK 2017,” pinta Aslichin.
Ketua komisi yang juga ketua fraksi ini menambahlkan, untuk fokus awal antisipasi banjir itu, dirinya ingin SKPD terkait lebih memfokuskan pada pembenahan saluran air di lingkungan.
Juga melakukan pengecekan sedimen lumpur di saluran air atau got-got lingkungan.
“Jika saluran lancar, maka banjir akan bisa diantisipasi,” tegasnya. (Adv/Abidin)














