WARU (kabarsidoarjo.com)- Tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan kali Buntung di desa Kepuh Kiriman Kecamatan Waru, dikeluhkan warga setempat.
Sampah yang diduga berasal dari limbah pabrik sandal ini, sering menyumbat aliran air yang menyebabkan banjir.
Bahkan tiga desa yakni desa Kepuh Kiriman, Wedoro, Ngingas Kecamatan Waru setiap pada musim penghujan pasti banjir.
“Akibat tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan kali Buntung ini berakibat banjir, sebenarnya warga juga sudah berusaha dilakukan kerja bakti, nanum usaha kurang maksimal, karena sampahnya terus dibuang di kali,” kata Sutikno warga Kepuh Kiriman.
Sutikno menerangkan, keresahan warga ini belum pernah ada solusi.
Karena penumpukan sampah ini sering terjadi, setelah dibersihkan dengan cara kerja bakti warga, kemudian hari muncul lagi sampah plastik seperti ini.
Sutikno mengharapkan agar pihak pemerintah atau dinas yang terkait yang menangani sampah atau aliran sungai segera membantu untuk mencari jalan keluarnya.
“Kami mengharapkan dari pihak instansi yang terkait untuk membantu keresahan warga ini, masak warga yang terus melakukan kerja bakti, kan kurang maksimal, jelasnya. (kb1)













