SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Jelang datangnya bulan suci Ramdhan 1438 H / 2017 , Perum Bulog buduran menggelar ops pasar untuk stabilisasi harga pangan.
Hal ini dilakukan Perum Bulog, untuk meredam harga pangan di pasaran , yang kerap melonjak naik jelang bulan puasa dan mendekati Idul Fitri 2017.

Irlia Dwiputri Wakil Kepala Divre Perum Bulog Surabaya Utara di Buduran menegaskan, pelaksanaan Ops pasar atau gerakan stabilisasi pangan menjelang Ramadhan ini, sudah digeber di dua pasar di Sidoarjo.
Yakni pasar Tebel dan Pasar Larangan Candi.
“Selain dua pasar itu, kita juga menggelar ops pasar di pusat keramaian dan outlet rumah pangan kita,” jelas Irliana, Kamis (18/5/2017).
Pada ops stabilisasi pasar itu, Perum Bulog melempar harga kebutuhan pokok yang cukup terjangkau.
Seperti harga beras premium, Bulog melempar harga Rp 10.250 / Kg dari harga pasar yang masih Rp 11.500 / Kg.
Harga minyak dijual sebesar Rp 11 ribu / liter dari pasaran Rp 12.500 hingga Rp 13 ribu / liter.
Harga tepung Rp 7500 / Kg, harga telur Rp 19.500/ Kg dari harga pasaran Rp 21 ribu / Kg.
“Ops stabilisasi harga pangan ini, kita laksanakan mulai 17 Mei sampai 30 Mei 2017. Mulai pukul 07.00 pagi hingga stok harian kita habis,” jelas Irlia.
Sementara itu untuk penentuan lokasi operasi pasar, Perum Bulog melakukan kordinasi dulu dengan Dinas Perindag Sidoarjo.
Hal ini dilakukan, agar pelaksanaan Ops ini tepat sasaran. (Abidin)