BUDURAN (kabarsidoarjo.com)- Gubernur Jatim H.Soekarwo didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kabulog Jatim , Dirreskrimsus, Kabidhumas dan Kabidpropam, menghadiri kesiapan stock Bulog menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Jatim dan rombongan juga meninjau gudang penyimpanan beras dan bawang putih. Gubernur Jatim dan rombongan, juga memberangkan 15 angkutan sembako yang didistribusikan ke daerah dengan tajuk
“Gerakan Stabilisasi Pangan menjelang Bulan Ramadhan dan Lebaran “
Menurut Gubernur Soekarwo, dari total 11 komoditas, setidaknya hanya 2 komoditas yang stoknya kurang aman, yaitu Kedelai dan Bawang Putih.
“Namun Bulog terus menggelontor stok-stok tambahan kedelai dan bawang putih untuk menjaga stabilisasi harga,” jelas Soekarwo.
Soekarwo memastikan stok pangan di Jawa Timur selama bulan puasa dan Lebaran 2017 ini aman dan harga terkendali.
Data yang disebutkan Pakde Karwo, stok pangan bawang putih terakhir tercatat mencapai 616 ton, sedangkan tingkat kebutuhan konsumsi mencapai 4.690 ton.
Sementara itu untuk kebutuhan beras, Jawa Timur memiliki stok 1 juta ton untuk 4 bulan ke depan.
“Jatim memiliki tanggung jawab menstabilkan harga pangan propinsi lain,” ujar Pakde Karwo. (Abidin)