info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Dewan Dan BPJS Sepakat, Program UHC Tinggal Di Launching | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Friday, 14 May 2021

Dewan Dan BPJS Sepakat, Program UHC Tinggal Di Launching

Published on April 27, 2021 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Proses pembahasan kesepakatan program UHC kini tinggal di launching oleh bupati Sidoarjo, setelah ketua DPRD Sidoarjo H.Usman memastikan telah menandatangani kesepakatan dengan BPJS dan pihak eksekutif.

H.Usman

Nantinya, layanan kesehatan gratis warga ber KTP Sidoarjo melalui UHC ( Universal Health Coverage), tidak memandang pasien itu memiliki tunggakan BPJS atau tidak.

Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman, Selasa (27/4) siang, menegaskan, pasien yang masih memiliki tunggakan BPJS, tetap diperhitungkan dan jadi tanggungjawab penunggak.

Namun sesuai pakta integritas antara Pemkab, DPRD dan kepala cabang BPJS Sidoarjo, semua warga ber KTP Sidoarjo dapat dilayani.

“Launchingnya menunggu bupati kapan ada waktu karena persiapannya sudah selesai semua. Tetapi april ini diharapkan sudah selesai, ” ujarnya di rumah dinas.

Sebelumnya, komisi D juga sudah rapat dengan mengundang BPJS Kesehatan, Asisten 1 Sekda, Dinas Dukcapil , Dinsos dan lain-lain dalam rangka koordinasi soal UHC ini.

Karena menurut Usman, kesepakatan yang dibuat dengan membutuhkan tanda tangan pimpinan dewan, harus didahului dengan proses pembahasan yang menyeluruh.

“Ketua DPRD tidak bisa serta merta menanda tangani surat kesepakatan tanpa proses pembahasan karena DPRD itu kan lembaga politik dan sistem kepemimpinannya kolektif kolegial,” ujarnya.

Jadi tambahan UHC besarnya Rp 26,5 miliar. Inipun dewan sudah penuhi dengan menegaskan semua warga ber ktp Sidoarjo harus dilayani.

Ia mengaku BPJS menghadapi kesulitan dengan tunggakan peserta BPJS kesehatan yang mencapai lebih Rp 100 miliar.

Namun layanan kesehatan ini tidak menghilangkan tunggakan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana peresmian kesepakatan antara kedua lembaga ini sudah dua kali mundur dari jadwal.

Jika awalnya ditentukan tanggal 15 April yang kemudian mundur sampai 25 April, ternyata agenda ini mundur lagi.

“Memang maunya kemarin, singkat cerita ternyata ada pernik-pernik kecil di DPRD yang belum terselesaikan. Karena untuk merealisasi ini harus ada tanda tangan semua pimpinan DPRD,” ujar Muhdlor sebelumnya. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

DLHK Kabupaten Sidoarjo Buat Inovasi Bayar Retribusi Kebersihan Lebih Cepat dan Mudah dengan Sistem Digital Payment (Virtual Account)

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaluiDinas Lingkungan Hidup ...

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis