info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Wali Murid Keluhkan Program Swab Gratis Bagi Santri Sulit Diakses | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Sunday, 20 June 2021

Wali Murid Keluhkan Program Swab Gratis Bagi Santri Sulit Diakses

Published on Mei 21, 2021 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Program Tes Swab atau Rapid Test yang diberikan secara gratis oleh Pemkab Sidoarjo untuk warganya yang ‘nyantri’ di berbagai Pondok Pesantren di luar wilayah kota delta, ternyata tidak maksimal pelaksanaannya di lapangan.

Para santri, justru mengaku kesulitan mengaksesnya.

Salah satunya adalah Chaiz al Jinani, Warga desa Sumput kecamatan Sidoarjo itu mengaku kesulitan mengakses layanan tersebut.

Disebutkannya, putranya yang nyantri di Ponpes Darul Bahrul Ulum itu diharuskan kembali ke ponpes yang berlokasi di Tambak Beras Jombang pada Minggu lusa.

“Karena itu tadi pagi, saya dan anak ke Puskesmas Sidoarjo,” sebutnya.

Ia ditolak lantaran pihak Puskesmas mensyaratkan para calon penerima manfaat program itu, untuk lebih dulu mendaftarkan diri secara online sehari sebelumnya.

“Padahal di posternya nggak disebutkan seperti itu. Pas saya mau daftar online, ternyata kuotanya sudah habis,” keluh bapak dari Caezar Alam Akbar itu.

Bukan hanya itu, ada kasus lain di Waru yang menimpa salah seorang teman se-Ponpes putranya. Dimana pihak Puskesmas setempat meminta santri yang datang juga menyerahkan fotocopy Kartu Keluarga (KK).

Ungkap senada juga disampaikan Ali Subchan, warga Buduran.

Saat berusaha mendaftarkan nama putra dan juga para keponakannya secara online, ternyata sudah tutup karena pihak Puskesmas setempat hanya membagi kuota untuk 15 santri saja setiap harinya.

“Kalau niat bikin program seperti ini mestinya disiapkan juga tenaga kesehatannya supaya bisa melayani santri sebanyak-banyaknya. Kalau gini caranya, sepertinya kami cuma di-prank saja sama Gus Muhdlor (Bupati Sidoarjo, Achmad Muhdlor Ali-red),” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, drg. Syaf Satriawarman yang dihubungi pada Jumat (21/05/2021) siang, mengatakan program ini dibuat khusus untuk santri yang saat ini tengah liburan Lebaran di rumahnya masing-masing dan bersiap kembali ke pondoknya masing-masing.

Untuk mendapatkan layanan cuma-cuma ini, mereka bisa langsung datang ke Puskesmas terdekat.

“Cukup perlihatkan kartu santri dan akan langsung di swab,” jelasnya.

Namun pihaknya membatasi sampai maksimal 50 orang saja setiap harinya di tiap-tiap fasilitas kesehatan yang ditunjuk.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

DLHK Kabupaten Sidoarjo Buat Inovasi Bayar Retribusi Kebersihan Lebih Cepat dan Mudah dengan Sistem Digital Payment (Virtual Account)

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaluiDinas Lingkungan Hidup ...

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis