info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Gelar Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting, Dinkes Abaikan Peran Komisi D | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Wednesday, 26 January 2022

Gelar Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting, Dinkes Abaikan Peran Komisi D

Published on Desember 7, 2021 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)-Menurunkan angka stunting (gizi buruk) di Kabupaten Sidoarjo, tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo dan jajarannya saja.

Semua stake holder perlu dan wajib diikutsertakan dalam upaya menghapus stigma bahwa Sidoarjo memiliki ranking kurang bagus dalam angka stunting di wilayahnya.

H.Damroni Chudlori

Namun sayang, rangkulan kepada semua komponen masyarakat untuk mengatasi stunting ini, tidak dilakukan dengan baik oleh Pemkab Sidoarjo khususnya Dinas Kesehatan.

Faktanya, Dinkes mengabaikan keberadaan komisi D DPRD Sidoarjo, dengan tidak mengundang dalam acara Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting yang digelar pada Selasa (7/12/2021) di Pendopo Delta Wibawa.

Ketua komisi D DPRD Sidoarjo H.Damroni Chudlori saat diinfo terkait kegiatan reviu stunting itu, mengaku tidak tahu.

Menurut Damroni, mestinya dalam kegiatan reviu kinerja aksi integrasi stunting itu, komisi D yang membidangi masalah kesehatan, juga dilibatkan.

Pasalnya, komisi D akan bisa memberikan masukan bahkan siap memback up anggaran untuk masalah stunting.

“Penyebab stunting ini karena gizi buruk, dan sangat penting untuk mensuport anggaran agar gizi anak-anak bisa tercukupi. Namun karena kita tidak diajak bicara dan tidak diundang, ya kita sayangkan itu,” ujar Damroni.

Masih menurut politisi PKB ini, komisi D bukan bermaksud minta diundang dalam kegiatan Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting tersebut.

Namun karena soal stunting ini penting dan butuh perhatian dari semua pihak secara integritas, mestinya bisa dilakukan komunikasi secara bersama-sama dalam satu kegiatan.

“Kita hanya ingin tahu sudahkan ada action plan atau rencana aksi daerah untuk penanggulangan stunting ini. Itu point pentingnya, karena kita ingin bersama-sama menanggulangi stunting ini,” ujar Damroni.

Dalam undangan Reviu Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting itu, seluruh dinas terkait, camat, puskesmas hingga desa yang memiliki data stunting seluruhnya diundang.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, masing masing OPD,
Puskesmas dan Kecamatan melakukan pengisian indikator, target capaian
program.

Namun sayangnya komisi D tidak diundang untuk memberikan masukan. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

DLHK Kabupaten Sidoarjo Buat Inovasi Bayar Retribusi Kebersihan Lebih Cepat dan Mudah dengan Sistem Digital Payment (Virtual Account)

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaluiDinas Lingkungan Hidup ...

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis