Sidoarjo, (kabarsidoarjo.com) – Puluhan pegiat budaya literasi di Sidoarjo berkumpul, pada Sabtu (2/7/2022) sore. Mulai dari remaja, hingga orang dewasa. Baik sebagai individu maupun kelompok berkumpul bersama. Mereka berkumpul, untuk menghadiri pertunjukan sastra.
Mereka tak hanya hadir menyaksikan pertunjukan itu. Di antara dari mereka menjadi peserta. Tampil baca puisi. Satu-per-satu peserta maju. Naik ke atas panggung, membacakan puisi yang dipersiapkan masing-masing peserta.
“Mana Bisa”. Judul puisi ini, dibacakan oleh salah seorang peserta, Lailatul Zuhrroh. Ia membawakan puisi berjudul Mana Bisa tampak dengan tenang dan lantang. Tanpa ragu.
Lailatul Zurroh, merupakan anggota salah satu kumpulan literasi budaya Sidoarjo, Karya Puspita Publishing.
“Kami hadir bersama empat anggota. Baru kali ini tampil di pentas semacam ini,” kata Founder Karya Puspita Publishing, Ely Puspitaningrum. Kegiatan ini, diharapkan bisa berkembang. Untuk menjadi wadah antar pegiat literasi di Sidoarjo lainnya, lanjut Ely.
Hal senada, disampaikan oleh emak-emak dari kelompok budaya literasi lain. Pena Perajut Aksara (PPA) begitu para emak-emak pegiat literasi Sidoarjo menamai-nya. Founder PPA, Aziza Indah mengaku, bahwa membumikan literasi dilakukan bersama-sama.
“Kami berkumpul sejak 2018, lalu. Kami pegiat literasi yang terlahir sesama wali murid, sesama pecinta karya sastra, sesama bukan lagi remaja. Tapi kami ingin berkembang. Ada generasi penerus kami nanti,” kata Aziza Indah. Dengan digelar pentas sastra ini, kami dapat bertemu antar pegiat literasi lainnya, lanjut dia. Remaja hingga orang dewsa pecinta sastra, untuk saling bersinergi dan berkolaborasi nantinya.
“Di acara ini, kami sangat senang. Bisa melihat banyak anak-anak remaja mencintai literasi sastra. Kami harap kedepan dapat berkolaborasi,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua acara Pertunjukan Sastra, Joko mengatakan, pertunjukan sastra bertema Syiar Syair Suatu Sore merupakan acara pra-festival. Persiapan acara Munali Fatah, akhir Agustus nanti.
“Kali ini diikuti 20 peserta. Pegiat literasi dari kalangan mana saja kami ajak. Anak-anak sekolah, komunitas, bahkan para orang dewasa memerihakan acara ini,” katanya. Di antara dari peserta yang hadir diharapkan bisa mengisi Festival Munali Fatah yang akan di gelar di Alun-alun Sidoarjo.
“Acara ini sebagai prepare Festival Munali Fatah. Teman-teman yang hadir akan diajak bersama ikut memeriahkan acara festival. Mengisi sesi-sesi acara festival yang akan berlangsung selama tujuh hari itu,” lanjutnya.
Ia menambahkan, jika berlangsungnya acara ini berkat kolaborasi antara Dekesda bersama Pusat Studi Pendidikan dan Budaya (PSPB) UMSIDA. Dan kedepan, akan melebarkan sayap. Bisa memberikan wadah bagi pegiat literasi di Sidoarjo lebih baik lagi.
“Kedepan akan menggandeng kampus/lembaga pendidikan lainnya. Berkolaborasi membuat pentas. Pentas sastra yang beragam,” pungkasnya. (Eko Setyawan)