KabarSidoarjo.com – Petugas kesehatan dari Puskesmas di Sidoarjo mulai keliling ke sekolah-sekolah SD di Sidoarjo. Agendanya, menjalankan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Seperti yang dilakukan di SDN 2 Semambung, Kecamatan Gedangan, serta SD Muhammadiyah 1, dan SD Jiddan Qiraati Kecamatan Sedati, pada Selasa (3/10/2022) pagi. Pelaksanaannya pun, dikawal oleh TP-PKK Pemkab Sidoarjo.
Ketua TP-PKK Pemkab Sidoarjo, Saadah Ahmad Muhdlor tak mau ketinggalan. Ikut terjun melihat langsung pelaksanaan BIAS di tiga sekolah SD.
Empat jenis imunisasi yang diberikan kepada puluhan ribu siswa SD maupun MI. Diantaranya imunisasi MR (Measles Rubela) atau imunisasi Campak dan Rubella, imunisasi DT (Diphteria Tetanus) untuk difteri, tetanus dan batuk rejan, serta imunisasi TD (Tetanus Diphteria).
Selain itu, juga diberikan imunisasi HPV atau Human Papillomavirus atau vaksin pencegah kanker serviks.
Imunisasi MR dan DT diberikan kepada siswa kelas I SD/MI. Jumlah 33.776 siswa. Sedangkan TD diberikan kepada siswa kelas II dan V. Untuk kelas II, sebanyak 33.434 siswa. Ada pun kelas V sebanyak 33.449 siswa. Imunisasi merupakan imunisasi lanjutan dari imunisasi DT, agar anak semakin kebal terhadap tiga penyakit infeksi tersebut.
Sedangkan, untuk imunisasi HPV khusus diberikan kepada siswa perempuan kelas V. Jumlahnya 16.459 anak. Capaiannya saat ini sudah 34 persen. Imunisasi HPV sendiri baru diberikan mulai tahun ini.
Menurut Saad, imunisasi penting diberikan. Pasalnya, akan melindungi anak dari beberapa penyakit berbahaya. “Imunisasi akan mampu membentuk kekebalan terhadap penyakit bila nanti terserang,” katanya.
Ia mencontohkan, seperti imunisasi HPV. Menjadikan salah satu imunisasi yang penting diberikan kepada siswa perempuan. Imunisasi ini akan mencegah penyakit kanker serviks.
Untuk itu, ia berharap vaksin HPV dapat diberikan kepada seluruh anak SD. Dengan begitu, anak perempuan di Sidoarjo terhindar dari penyakit kanker serviks.
“Imunisasi HPV ditujukan bagi seluruh anak perempuan yang berada di SD atau MI kelas V. Dengan harapan dimasa pertumbuhan mereka sudah terbentengi penyakit kanker serviks,” ujarnya.
Pelaksanaan BIAS yang biasanya dilakukan bulan Agustus, tahun ini dilakukan pada bulan Oktober. Karena bertepatan pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional). (KS/2)