KabarSidoarjo.com – favehotel Sidoarjo menggelar kajian dan dzikir, bersama 23 anak yatim. Agenda itu digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1444 Hijriah, yang jatuh pada Sabtu 8 oktober 2022.
Acara yang mengusung tema Menjadi Manusia Pilihan dengan Memilih Tauladan yang Benar ini di mulai pukul 15.30 WIB, di Flamboyan Meeting Room favehotel Sidoarjo, Jumat (7/10/2022).
Pihak managemen hotel turut menghadirkan seorang ulama setempat, Wahyudi memimpin acara sekaligus memberikan ceramah agama.
Selain diikuti peserta dari puluhan anak yatim, juga dimeriahkan peserta dari seluruh karyawan favehotel Sidoarjo, khususnya yang beragama Islam.
Dalam taushiyahnya, Wahyudi menekankan kepada seluruh peserta agar bisa meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Di antaranya, fatonah, amanah, shidiq dan tabliq.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita harus meneladani sifat-sifat beliau. Salah satunya, jika rekan-rekan favehotel Sidoarjo menerapkan sifat amanah,” tuturnya.
Ia menguraikan, misalnya sebagai karyawan harus amanah, atau dapat dipercaya, sifat sidiq atau jujur dalam bertingkah laku dalam bekerja.
“Sifat-sifat seperti ini wajib diterapkan dalam dunia kerja. Agar selain kita mendapat rezeki halal dari Allah SWT, juga mendapatkan pahala dari seharian kita bekerja,” tambahnya.
Kajian dan dzikir bersama ini tak hanya bertujuan turut memperingati momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Tapi sebagai sarana mempererat silahturahmi sesama karyawan.
Sementara, Manager Hotel favehotel Sidoarjo, Eka Dewi Kurniawati berharap, melalui kehiatan kajian dan dzikir bersama ini, tak hanya sebagai sarana memperingati momentum baik itu.
Tapi, peserta mampu menerapkan sifat-sifat Nabi Muhammad baik dalam lingkup pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari seperti yang telah disampaikan dalam sesi kajian itu.
“Diharapkan agenda baik ini bukan sekedar peringatan semata bagi rekan-rekan favehotel Sidoarjo. Sebagai seorang muslim, hendaknya dapat mengambil hikmah dengan meneladani dan menerapkan sifat-sifat Rassullah itu,” pungkasnya. (Eko Setyawan)