KabarSidoarjo.com – Pemkot Surabaya menyalurkan bantuan untuk meringankan korban terdampak angin puting beliung di Sidoarjo, Selasa (25/10/22).
Beragam bentuk bantuan diserahkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan diterima secara langsung oleh Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor di Pendopo Delta Wibawa Pemkab Sidoarjo.
Bantuan itu, berupa selimut, bantal, sprei, pakaian kering, peralatan mandi, kasur lipat dan sembako. “Ini wujud sinergitas antar daerah di Jawa Timur,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
“Salah satunya dengan kepala daerah Sidoarjo. Di mana wilayahnya sedang tertimpa musibah bencana alam, angin puting beliung,” tambahnya.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan pokok para korban bencana. Pihaknya siap mengirimkan bantuan Sumber Daya Manusia (SDM) jika dibutuhkan untuk membantu korban bencana alam di beberapa daerah di Jawa Timur.
Bantuan tersebut, akan segera diserahkannya kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda seperti, Desa Sidokepung dan Entalsewu, maupun warga terdampak lain.
Sebelumnya, hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sidoarjo, Minggu (23/10/2022). Peristiwa terjadi sekitar Pukul 14.00 WIB, mengakibatkan rumah, bagunan, empat titik pohon dan empat korban luka.
BPBD Sidoarjo mencatat, ratusan rumah warga rusak. Terparah di wilayah Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, dan Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Selain itu, wilayah Kecamatan Taman dan Sidoarjo Kota juga terdampak angin puting beliung.
Hingga kini, tercatat 631 rumah rusak, bangunan, dan empat titik pohon tumbang. Empat korban mengalami luka-luka.
Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Sidoarjo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya. Dengan harapan, bantuan itu dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan warga terdampak.
“Terima kasih atas atensi yang diberikan. Sinergitas ini yang didambakan oleh daerah lain. Yang jelas ini tanpa harus dilihat nilainya, tapi kolaborasinya. Saling bantu membantu daerah lain untuk meminimalisir dari dampak bencana yang ada,” pungkasnya. (KS/1)