SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Keberadaan pansus lumpur DPRD Sidoarjo yang berakhir masa tugasnya sejak 22 Nopember 2010, dalam waktu dekat kemungkinan bakal dilanjutkan lagi.
Hal ini dilontarkan wakil ketua DPRD Sidoarjo H.Abdul Kholik saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/1/2011).

“Kita hari ini (Selasa) kemungkinan akan membahas lagi dibentuknya pansus lumpur dalam rapat Bamus,” terang H.Kholik.
Kemungkinan dibentuknya lagi pansus lumpur ini menurut H.Kholik, karena keberadaannya masih dianggap perlu, untuk menampung segala persoalan warga korban terdampak.
“Diakui atau tidak, masih banyak persoalan lumpur yang dihadapi warga dan perlu ada wadah untuk memfasilitasinya,” ujar H.Kholik lagi.
Masih menurut politisi asal FKB ini, secara pribadi, dirinya mendukung terbentuknya lagi Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo.
Persoalan siapa-siapa anggota dewan yang duduk dalam pansus itu, akan diserahkan sepenuhnya kepada fraksi.
“Kalau bicara soal komposisi anggota pansusnya, itu tergantung fraksi masing-masing.” ujarnya lagi.
Sementara itu mantan ketua pansus lumpur DPRD Sidoarjo H.Sulkan juga sependapat dengan wakil ketua DPRD Sidoarjo diatas.
Menurutnya, pentingnya dibentuk lagi pansus lumpur, didasari karena masih banyak persoalan yang belum terselesaikan.
Diantarnya penyelesaian ganti rugi korban lumpur yang masuk dalam Perpres no 14 tahun 2007.
“Masih banyak persoalan yang perlu diselesaikan dengan korban lumpur ini, dan pansus ini bertugas sebagai wadah perjuangan korban Lumpur,” tegas H.Sulkan.
Untuk anggota pansus kedepan, H Sulkan menyarankan harus memiliki naluri untuk memperjuangkan nasib warga korban lumpur.(Abidin)














