SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Kabupaten Sidoarjo, melakukan aksi unjuk rasa di depan pendopo Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2015).

Dalam aksinya, ratusan perangkat desa ini membentangkan spanduk tuntutan, yang salah satu isinya soal penyesuaian UMK.
Menurut Abdul Fatah kordinator aksi yang juga salah satu perangkat dari Desa Buduran, ada empat tuntutan yang disuarakan para perangkat desa ini.
Diantaranya penghasilan tetap disesuaikan dengan UMK, Sekretaris Desa ditarik ke SKPD , Pengisian sekdes harus diisi dari perangkat desa yang mampu.
“Serta Perda tentang perubahan jabatan perangkat desa, harus diundangkan,” ujar Abdul Fatah.
Setelah melakukan orasinya, akhirnya 16 perwakilan diterima bupati.
Bupati kecewa
Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum mengaku kecewa dengan aksi dan orasi yang dilakukan perangkat desa ini.
Pasalnya orasi yang diteriakkan oleh perangkat desa ini tidak pas dan salah.
“Orasinya salah semua, jangan diteruskan itu. Siapa yang menurunkan gaji perangkat itu,” tutur bupati dengan nada tinggi.
Bupati juga menyatakan, jika memang ada tuntutan yang perlu dibahas, seharusnya dibicarakan dengan baik.
“Saya ini selalu memperjuangkan nasib perangkat desa.Tapi saya terbentur dengan Peraturan Pemerintah, ” tutur bupati.(Abidin)













