SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sebagai antisipasi puncak musim hujan, Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo terus menggecarkan nromalisasi sungai-sungai di wilayah delta Sidoarjo.
Beberapa sungai yang masih dangkal diantaranya buntung, Gedangan, sungai Pucang dan beberapa sungtai yang lain, dikebut pengerukannya oleh dinas pengairan, agar kapasitas penampungan air hujan bisa semakin besar.

“Kita terus melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada. Ini sebagai antisipasi tingginya air hujan pada puncak musim hujan tahun ini,” terang Agus Hidayat MM, Kabid Operasional PU Pengairan Sidoarjo.
Seluruh armada alat berat berupa bego serok, diturunkan dinas pengairan untuk mempercepat normalisasi sungai ini.
“Kita terjunkan seluruh peralatan berat milik kita untuk normalisasi sungai ini,” terang Agus lagi.
Selain melakukan normalisasi sungai, dinas Pengairan juga terus melakukan pembersihan sampah-sampah yang memenuhi nsungai.
Tiap seminggu dua kali, sampah-sampah ini diangkut agar aliran sungai kembali normal.
Sementara itu Kepala Dinas PU Pengairan Fatchur Rakhman mengatakan, untuk antisipasi banjir, pihaknya juga menyiagakan rumah pompa dan pintu air untuk mengantisipasi banjir.
Kesigapan petugas di lapangan, dimaksimalkan untuk meminimalisir kejadian banjir yang sempat terjadi pada tahun lalu.
“Petugas di lapangan ini, bertugas untuk membuka dan menutup 49 pintu air yang ada di seluruh Kabupaten Sidoarjo,” terang Fathur Rokhman.
Fatchur mengingatkan, petugas harus paham betul kondisi di lapangan. Jika hujan deras, maka pintu air harus dibuka secara berurutan mulai dari Sidoarjo barat hingga Sidoarjo timur.
“Harus berurutan, bukan bersama-sama. Karena itu, butuh koordinasi yang baik,” tambahnya Selain itu, empat rumah pompa besar dan dua rumah pompa sedang juga sudah disiapkan oleh Dinas PU Pengairan.
Beberapa mesin mulai dipanasi, sehingga jika banjir bisa segera menyedot genangan air. (Abidin)















