SIDOARJO (kabarsidoarjo.com,)- Pedagang kaki lima merah putih yang biasa berdagang di Pasar Baru Krian (PBK) , mengeluhkan sepinya pembeli yang masuk ke dalam kawasan PBK.
Sepinya pembeli ini, akibat masih banyaknya pedagang liar, yang melakukan aksi dagang di luar PBK.

“Bagaimana dagangan kita bisa laku, jika di luar masih banyak pedagang yang dibiarkan beraktifitas,” tutur Imam Busori ketua PKL Merah Putih saat hearing dengan komisi B dan komisi A DPRD Sidoarjo, Selasa (27/1/2015).
Masih menurut Imam, jika dalam dua hari ke depan tidak ada langkah kongkrit dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini, maka tidak mungkin pedagang yang berada di dalam PBK akan gulung tikar.
“Kita sudah lima bulan bertahan dengan kondisi sepi seperti ini.Jika tetap dibiarakan, kita terpaksa juga ikut berjualan di luar,” tegas Imam
Dari data yang ada, jumlah PKL di kawasan PBK ini mencapai 180 lebih pedagang.
Menurut Camat Krian Agustin Iriani yang ikut dalan hearing, jumlah ini sedikit lebih banyak dari jumlah pedagang yang terdata masuk di kawasan PBK.
“Karena jumlahnya cukup banyak, saya harap ada langkah serius dan cepat dari Pemkab untuk menuntaskan masalah ini, ” harap Agustin.(Abidin)













